Zaim Saidi Ambil Untung dari Pasar Muamalat Depok, Sudah Ditetapkan Tersangka

Zaim Saidi Ambil Untung dari Pasar Muamalat Depok, Sudah Ditetapkan Tersangka
Zaim Saidi, Pendiri Pasar Muamalat, Depok (Foto:Instagram/zaim.saidi)
Editor : Donald News — Rabu, 3 Februari 2021 18:25 WIB
terasjakarta.id


Zaim menyediakan koin dinar dan dirham yang dipesan dari PT Antam dan menentukan harga koin berdaasrkan harga emas ditambah 2,5 persen sebagai margin

 

Ia memesan koin itu dari PT Antam dan sejumlah kesultanan dan menentukan harga koin itu berdasar harga emas dan perak yang dilansir di Antam ditambah 2,5% sebagai margin.

 

 

Mabes Polri sudah menetapkjan status tersangka kepada  Zaim Saidi (ZS) pengelola Pasar Muamalat di Beji, Depok. Hasil pemeriksaan sementara, ternyata Zaim Saidi  mengambil untung dari Pasar Muamalah yang ia gagas itu

Hak ini disampaikan  Kabag Penum Polri Kombes Ahmad Ramadhan di Mabes Polri, Rabu (3/2/2021). Ia mengatakan,  Pasar Muamalah versi ZS ini telah melakukan transaksi jual-beli menggunakan dinar dan dirham itu sudah berlangsung sejak 2014.

"Keberadaan Pasar Muamalah di Jalan Tanah Baru, Depok yang digunakan sebagai kegiatan perdagangan telah dilakukan sejak 2014," kata Ramadhan.

Dijelaskan, ZS menyediakan koin dinar dan dirham. Ia memesan koin itu dari PT Antam dan sejumlah kesultanan dan menentukan harga koin itu berdasar harga emas dan perak yang dilansir di Antam ditambah 2,5% sebagai margin.

“Dinar yang digunakan sebagai alat pembayaran di Pasar Muamalah adalah koin emas sebesar 4 1/4 gram emas 22 karat. Sedangkan dirham yang digunakan adalah koin perak seberat 2,974 gram perak murni," tambah Ramadhan.

Saat ini nilai tukar satu dinar setara dengan Rp 4 juta. Sedangkan dirham setara dengan Rp 73.500. Alasan tersangka adalah meniru perdagangan seperti zaman Nabi Muhammad.

Saat ini ZS dijerat Pasal 9 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Hukum Pidana dan Pasal 33 UU Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang. Ancaman hukuman 1 tahun penjara dan denda 200 juta rupiah.

Pasar Muamalah di Jalan Raya Tanah Baru, Beji, Depok, Jawa Barat itu sebelumnya ramai diperbincangkan warganet di media sosial.

Sebab, transaksi jual beli di pasar tersebut bukan menggunakan mata uang rupiah, melainkan koin dinar dan dirham yang dicetak oleh tersangka. Pasar tersebut juga mengenal barter.

Jumlah pedagang di pasar yang berdiri di lahan milik ZS itu antara 10 sampai 15 pedagang. Barang yang dijual sembako, makanan, minuman, dan pakaian. Pasar buka dua pekan sekali, pukul 10.00 sampai 12.00. (don)

 

Zaim Saidi Untung Pasar Muamalat Depok Tersangka

Loading...

Related Post