Modal Atribut TNI dan Softgun, Paspampres Gadungan Sukses Gondol Motor

Modal Atribut TNI dan Softgun, Paspampres Gadungan Sukses Gondol Motor
Kasat Reskrim Polres Jakpus, AKBP Burhanuddin
Editor : Admin News — Selasa, 2 Februari 2021 23:27 WIB
terasjakarta.id - Polisi berhasil menangkap KN alias Bayu (39), Paspampres gadungan terkait pencurian motor sport di belakang Markas Paspampres Jalan Tanah Abang II, Gambir, Jakarta Pusat.

Kasus pencurian sepeda motor yang dilakukan oleh Paspampres gadungan ini, sebelumnya sempat viral di media sosial (medsos).

Selain KN, polisi juga menangkap tiga pelaku lainnya berinisial HS alias Kopral (41), TS (43) dan UY (27) dengan peran berbeda-beda.

Pengungkapan bermula setelah Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Hengky Haryadi memerintahkan Kasat Reskrim AKBP Burhanudin untuk membentuk tim gabungan bersama Satreskrim Polsek Metro Gambir guna menangkap komplotan pelaku.

KN yang kerap berseragam loreng TNI itu berhasil ditangkap di jembatan Cileungsi, Bogor, Jawa Barat.

"Tersangka KN ngaku dari kesatuan Paspamres dan dia juga mencuri motor korban di belakang markas Paspampres. Kepada korban, dia ngaku seorang anggota dengan memperlihatkan atributnya TNI dan senjata replika jenis softgun," kata Kasat Reskrim Polres Jakpus, AKBP Burhanudin, Selasa (02/02/21).

Dari pengakuannya, KN mengaku sudah 10 kali mencuri motor dan mobil dengan modus serupa yakni menjadi TNI gadungan. Bahkan pelaku juga pernah mengaku sebagai polisi kepada korban lainnya.

"Modus KN selalu sama, ngaku anggota TNI. Pengakuan KN, dia membeli secara pribadi di toko," paparnya.

Sementara pelaku lainnya berinisial HS alias Kopral berperan menjadi perantara ke pembeli. Sedangkan TS merupakan pembeli motor hasil curian dari KN seharga 7 juta. TS kemudian menjual kembali ke tersangka UY.

"Jadi mereka satu jaringan yang sama. Dalam aksinya KN sering memakai atribut TNI, kemudian kami berkoordinasi dengan Pomdam Jaya. Ternyata setelah kami kordinasi, ternyata tersangka KN bukan anggota TNI. Dia justru seorang residivis kasus serupa," ujarnya.

Sementara Kapolsektro Gambir AKBP Kade Budiyarta didampingi Kanit Reskrim Kompol Gunarto menambahkan, modus pelaku KN yakni berpura-pura mencoba motor milik korban di belakang Mako Paspampres.

Setelah motor dikuasinya, pelaku langsung kabur tancap gas. Korban melaporkan ke Polsektro Gambir.

"Kami menyita replika senjata api jenis softgun, motor suzuki GSX milik korban dan rekaman kamera video pelaku saat membawa kabur motor tersebut. Pelaku menjual secara langsung. Dia bertemu dengan korban di belakang maskas paspamres agar meyakinkan korban. Pelaku juga pernah menipu di kantor kepolisian daerah Bekasi," pungkasnya.

Akibat ulahnya, para pelaku dijerat Pasal 378 dengan ancaman 4 tahun penjara. (adt)

Paspampres Gadungan Curanmor Polres Jakpus Kriminal

Loading...

Related Post