Suami Pecat Istri dari Perusahaan Gara-gara Pakai Jilbab, Begini Ceritanya

Suami Pecat Istri dari Perusahaan Gara-gara Pakai Jilbab, Begini Ceritanya
ist
Editor : Potan Berita Anda — Selasa, 2 Februari 2021 09:18 WIB
terasjakarta.id

Hanya gara-gara menggunakan jilbab direktur perusahaan keluarga PT. J U, Silviana Dharmadji (52), warga Kota Tangerang Selatan(Tangsel), Banten dipecat.

Silviana dipecat oleh suaminya sendiri yakni  Thomas, warga negara Jerman, yang menjabat sebagai komisaris perusahaan. Oadahal Thomas selama ini mendapat jaminan Silviana untuk dapat tinggal di Indonesia.

Tidak hanya dipecat dari perusahaan, aset rumah Silviana yang berada di wilayah Tangsel juga akhirnya dikuasai oleh Thomas dan saat ini dirinya malah tinggal mengontrak sendirian di suatu tempat, di wilayah Tangsel.

Menggunakan kerudung abu-abu, Silvi bercerita tidak bisa menahan sedih yang mendalam. Perusahaan yang telah dibesarkannya selama 19 tahun, direbut oleh suaminya sendiri.

"RUPS itu memecat saya secara sepihak. Saya mengajukan gugatan membatalkan RUPS tersebut," kata Silvi, ditemui usai sidang di Pengadilan Negeri (PN) Tangerang, Jalan TMP Taruna, Sukasari, Senin (1/2/2021) kemarin.

Diceritakan Silvia, keinginannya menggunakan jilbab dan menjalankan syariat agama Islam dengan benar sudah lama. Namun, baru mulai dijalankannya pada akhir 2020 ini. Pada awalnya, suaminya pun tidak bermasalah.

Persoalan baru timbul, setelah dia mulai menjalankan aktivitas sholat lima waktu. Thomas yang dinikahi secara Islam dan siri, mulai bersikap arogan dan rasis. Dia mulai sering melakukan kekerasan rumah tangga terhadapnya.

"Dia tidak suka saya berhijab dan mulai mengintimidasi saya. Katanya, berhijab itu jelek, radikal. Dia juga mengatakan, tidak mau diganggu oleh peraturan agama manapun. Dan katanya pakai hijab itu tidak wajib," jelasnya.

Sikap Thomas yang mulai di luar batas akhirnya membuat Silvi kecewa dan prustasi. Pada 26 Oktober 2020, akhirnya Silvi bercerai dengan Thomas. Dia juga mencabut diri sebagai penjamin Thomas tinggal di Indonesia.

Tidak tinggal diam, Thomas balik melawan. Pada 28 Oktober 2020, Thomas memecat Silvi secara sepihak sebagai direktur PT. J U, dan sahamnya yang sebesar 30% di perusahaan itu dipotong hingga jadi 6% saja.

Silvi pun akhirnya melaporkan perkara pemecatannya itu ke PN Tangerang. Laporan dengan register perkara No. 1055/PDT.G/2020/PN.TNG tanggal 17 November 2020 itu, sudah mulai disidangkan di PN Tangerang.

"Kami mendirikan perusahaan ini berdua. Sahamnya 70%, dan saya 30%. Tetapi perlakuan dia seperti itu, jadi malas saya menjamin. Kami menikah secara Islam dan siri, tapi dia tidak pernah menjalankan syariat Islam," jelasnya.(tan)



Suami Pecat Istri Perusahaan Gara-gara Pakai Jilbab

Loading...

Related Post