Mau Aman dari Serangan Covid-19, Kapan Anda Harus Ganti Maseker? Simak Berikut InI!

Mau Aman dari Serangan Covid-19, Kapan Anda Harus Ganti Maseker?  Simak Berikut InI!
Masker yang kita gunakan harus selalu diganti
Editor : Donald Jakarta Style — Senin, 1 Februari 2021 10:35 WIB
terasjakarta.id


 

Wabah  pandemi Covid-19 diperkirakan masih akan berlangsung lama. Itu berarti penggunaan masker masih menjadi salah satu senajata andalan kita dalam menangkal virus coronaini selain penerapan pola hidup sehat, selalu mencuci tangan dan melakukan social distancing atau menjaga jarak.

 

Kita juga baru saja mendapat kabar meggenbirakan dengan telah dimulainya penyuntikan vaksikasi Covid-19, namun itu bukan berarti kita telah bebas masker, kena masih butuh waktu lama ubntuk memutuskan mata rantai penyebaran virus ini,


Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), memakai masker menjadi salah satu hal terpenting yang bisa Anda lakukan dalam memerangi Covid19, bersamaan dengan melakukan jaga jarak sosial dan mencuci tangan.
Sebuah analisis dalam Prosiding National Academy of Sciences pada Desember 2020 menyimpulkan, masker mengurangi tingkat pertumbuhan harian infeksi sekitar 47 persen.

Lalu, agar benda ini bisa maksimal melindungi Anda, sebaiknya kenakanlah dengan benar. Di sisi lain, masker tidak bisa dipakai terlalu lama alias harus segera diganti.

 Lalu, kapan  Anda wajib menganntikan masker yanhg dikenakan.  Berikut seperti dilansir dari laman Livestrong, Kamis:

1. Tidak nyaman dipakai

Masker yang Anda punya, masker kain yang bisa berkali-kali pakai, memang bisa dipakai dalam waktu yang cukup panjang. Tapi, lama-kelamaan kainnya mungkin menyusut, meregang dan tali pengikat bisa kehilangan elastisitasnya.
Kondisi ini membuat masker tidak lagi  bisa menutupi mulut dan hidung Anda atau Anda kesulitan berbicara apabila tidak menurunkannnya. Bila jawabannya iya, maka ini tidak aman dan sudah saatnya mengganti masker itu.

"Saat kita memakai masker untuk waktu yang lama, tali yang ada di dekat di telinga akan mengendur, sehingga letaknya tak lagi pas di dagu dan di atas hidung," kata administrator proyek dan pendidik kesehatan masyarakat di Bio Containment Unit (BCU), Johns Hopkins Hospital di Baltimore, Chris Sulmonte.



2. Masker robek
Setiap barang pasti adan masa dan jangka waktunya. Pun demikian dengan masker. Bisa saja maskr Anda robek atau menipis akibat telah dicuci dan dikeringkan berulang kali.


"Cuci secara konsisten dan pastikan tidak ada sobekan atau lubang pada kain. Pegang kain ke arah cahaya dan perhatikan apakah benangnya menipis. Itu mungkin indikasi yang baik sudah waktunya untuk mengganti masker," tutur Sulmonte.

3. Anda kena masalah kulit
Masker kain yang Anda gunakan mungkin saja tidak cocok ke kulit Anda dari segi bahan atau penyebab lainnya yang menimbulkan masalah pada kulit, termasuk ruam alergi, kulit kering, jerawat, rosacea dan eksim, menurut American Academy of Dermatology.

Hal ini disebabkan terjadinya gesekan secara berulang-ulang di kulit yang menyumbat pori-pori, peningkatan kelembapan dan bahan-bahan dalam masker seperti pewarna, karet, dan pengawet, ungkap Mona Gohara, seorang dokter kulit bersertifikat di New Haven, Connecticut sekaligus profesor klinis di Yale Medical School.

Gohara merekomendasikan Anda beralih ke masker kain yang dibuat tanpa bahan-bahan tersebut dan mencuci masker dengan sesuatu yang Anda pakai untuk mencuci wajah.

Dia juga merekomendasikan untuk mengganti rutinitas perawatan kulit sebelum mengenakan masker.

"Rutinitas yang baik, menggunakan pembersih yang lembut, krim pelindung yang baik dan, jika perlu, oleskan asam salisilat untuk pengelupasan kulit namun lewati perawatan yang keras seperti menggunakan retinol," tutur dia.

4. Masker belum dicuci beberapa minggu
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) menyatakan Anda harus mencuci masker kain setiap kali kotor atau setidaknya setiap hari.

"Semakin lama Anda memakai sesuatu, semakin besar kemungkinannya untuk terkontaminasi dengan bakteri, baik dari mulut Anda sendiri atau di luar," kata dokter spesiais penyakit infeksi di NYU Langone Health, New York City, Scott Weisenberg.

5. Sudah salah pilih sejak awal
Seiring munculnya varian Covid-19 baru yang menular lebih mudah, sekarang bukan saatnya Anda mengambil risiko dengan mengenakan masker yang salah.

"Masker terbaik untuk Anda yang pas, Anda bisa sering memakai dan memiliki fungsi yang baik," kata Sulmonte.

CDC merekomendasikan Anda untuk memilih masker yang memiliki setidaknya dua lapisan, menutupi hidung dan mulut Anda sepenuhnya dan pas di wajah Anda tanpa celah.

Apabila Anda masih menggunakan masker gratis yang diberikan orang lain atau perusahaan tertentu tahun lalu, sekaranglah waktunya untuk meningkatkan dan melindungi diri Anda dan orang lain.

Sebaiknya hindari mengenakan masker yang terdiri dari satu lapisan, bandana, kain yang membuat Anda sulit bernapas (seperti vinil atau kulit), dan masker dengan ventilasi. (don)

Aman serangan Covid-19 Ganti Masker

Loading...

Related Post