Gempa Susulan Terjadi di Mamuju, Ribuan Warga Kembali Mengungsi

Gempa Susulan Terjadi di Mamuju, Ribuan Warga Kembali Mengungsi
Gempa Mamuju
Editor : Admin News — Minggu, 31 Januari 2021 21:44 WIB
terasjakarta.id - Sebagian warga yang telah pulang ke rumahnya kembali mengungsi setelah terjadi gempa susulan di wilayah kota Mamuju.

Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan peta lokasi gempa bumi susulan yang melanda kota Mamuju, pada (31/1/2021) malam 20:13:11 WITA.

Gempa berpusat 36 kilometer arah selatan kota Mamuju.

Gempa tersebut berkekuatan magnitudo 4,5 pada kedalaman 20 kilometer, lokasi gempa berada pada 3,14 lintang selatan dan pada 118.92 bujur timur.

"Gempa susulan terasa keras dan membuat kami meloncat, meskipun kekuatannya tidak sekeras gempa magnitudo 6,2 yang memporakporandakan Mamuju, namun banyak warga yang panik," kata Wandi salah seorang warga.

Ia mengatakan akibat gempa susulan ini warga Kota Mamuju kembali mengungsi. Tampak kendaraan antri panjang menuju daerah ketinggian, karena warga takut bencana tsunami.

Sementara, Amrin, warga lainnya mengatakan ingin kembali ke rumah setelah mengungsi selama dua pekan, namun niatnya diurungkan karena gempa susulan masih terjadi.

"Kami kembali kepengungsian karena gempa susulan masih terjadi, warga masih khawatir dan belum menganggap situasi Mamuju telah aman dari gempa," ujarnya.

Jumlah pengungsi akibat gempa berkekuatan magnitudo 6,2 yang melanda wilayah Kabupaten Mamuju dan Kabupaten Majene Provinsi Sulawesi mencapai 91.003 jiwa.

Jumlah pengungsi di Sulbar secara keseluruhan mencapai 91.003, jumlah pengungsi terbanyak berasal dari Kabupaten Mamuju, sebanyak 58.123 orang, di Kabupaten Kabupaten Majene sebesar 25.737 orang, sementara pengungsi Kabupaten Polman sebanyak 5.343 orang.

Menurut dia, untuk data korban meninggal dunia sebanyak 105 orang, dengan rincian 95 orang di Kabupaten Mamuju, 10 orang di Kabupaten Majene.

Sebelumnya, wilayah Majene dan Mamuju di Provinsi Sulawesi Barat diguncang gempa bumi tektonik pada Senin (18/1/2021) lalu.

Seperti rentetan gempa sebelumnya, gempa ini merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas Sesar Mamuju-Majene dengan mekanisme pergerakan naik (thrust fault).

Gempa ini menimbulkan guncangan yang dirasakan di Majene dan Mamuju dalam skala intensitas II MMI dan tidak berpotensi tsunami. (adt)

Gempa Mamuju Gempa Susulan Ribuan Orang Mengungsi

Loading...

Related Post