Tetap Jaga Kesehatan, Akhir Pekan Pemprov DKI JakartaTemukan 3.448 Kasus Baru Covid-19

Tetap Jaga Kesehatan, Akhir Pekan Pemprov DKI JakartaTemukan 3.448 Kasus Baru Covid-19
Ilustrasi pasien covid-19 sedang mendapat perawatan di salah satu rumah sakit di Jakarta (ist)
Editor : Potan Balaikota — Jumat, 29 Januari 2021 20:26 WIB
terasjakarta.id
Pemprov DKI Jakarta mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kedisiplinan terhadap protokol kesehatan 3M, lantaran kasus positif COVID-19 yang masih terus bertambah. Kendati Pemprov DKI Jakarta terus meningkatkan 3T, diperlukan kerja bersama masyarakat untuk memutus mata rantai penularan virus ini.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia memaparkan, berdasarkan data terkini Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dilakukan tes PCR sebanyak 19.069 spesimen. Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 17.928 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 2.943 positif dan 14.985 negatif. 

"Namun, total penambahan kasus positif sebanyak 3.448 kasus, lantaran terdapat akumulasi data sebanyak 505 kasus dari 2 Laboratorium RS Swasta 7 hari terakhir yang baru dilaporkan. Untuk rate tes PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 246.937. Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 124.231," kata Dwi dalam keterangan tertulis, Jumat (29/1/2021).

Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta naik sejumlah 970 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 23.389 (orang yang masih dirawat / isolasi). Sedangkan, jumlah kasus Konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 262.753 kasus. Dari jumlah total kasus tersebut, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 235.140 dengan tingkat kesembuhan 89,5%, dan total 4.224 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,6%, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 2,8%. 

Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 15,3%, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 10%. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5%.

Pada penerapan kembali PSBB masa Transisi, Pemprov DKI Jakarta menyarankan, bagi masyarakat yang ingin memasuki wilayah Jakarta untuk melakukan pemeriksaan mandiri COVID-19 melalui JakCLM di aplikasi JAKI. Melalui JakCLM, masyarakat dapat mengetahui risiko COVID-19 serta mendapatkan berbagai rekomendasi kesehatan sesuai dengan risiko yang dimiliki. Kontribusi masyarakat dalam pengisian JakCLM dapat membantu Pemprov DKI Jakarta untuk melakukan pencegahaan penyebaran kasus COVID-19 di Jakarta.(tan)

Tetap Jaga Kesehatan Akhir Pekan Pemprov DKI Jakarta Temukan 3.448 Kasus Baru Covid-19

Loading...

Related Post