Beromset 100 Juta Per Bulan, Pabrik Ini Gunakan Bahan Tepung Beras untuk Pembuatan Kosmetik

Beromset 100 Juta Per Bulan, Pabrik Ini Gunakan Bahan Tepung Beras untuk Pembuatan Kosmetik
ist
Editor : Potan News — Jumat, 29 Januari 2021 18:24 WIB
terasjakarta.id

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya membongkar lokasi produksi kosmetik ilegal tak miliki izin edar di Jalan Balaidesa, Jatirasa, Jatiasih, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Ada fakta menarik dalam pengungkapan tersebut. Selain omset yang mencapai Rp 100 juta per bulan, polisi juga menyebut penggunaan tepung beras dalam pembuatan kosmetik tersebut.

"Omzetnya ini kurang lebih Rp 100 juta dalam sebulan. Bahan dasarnya macam-macam, ada (tepung beras) ini juga kunyit, kopi, lengkap semua," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus, Jumat (29/1/2021).

Saat ini, kata Yusri, polisi masih akan mendalami apakah bahan-bahan baku yang digunakan pelaku berbahaya atau tidak.

"Operasional pembuatan ini (kosmetik ilegal), dilakukan sejak tahun 2018, jadi kurang lebih sudah tiga tahun yang bersangkutan melakukan kegiatan pembuatan bahan berbahaya kosmetik yang tanpa izin edar dari Balai POM," ujar Yusri.

Dirinya menyebut jenis kosmetik yang dibuat ialah berupa masker yang dikemas menjadi empat merek, yakni Yoleskin, Acone, NHM, dan Youra.

Kosmetik itu dijual secara daring melalui media sosial dan sudah tersebar ke seluruh wilayah Pulau Jawa.

Satu lembar maskernya dijual dengan harga Rp 2.500-3.000 dan Rp 60 ribu per kilogram.

Yusri mengatakan, dalam kasus ini polisi menangkap 12 pelaku yang bertindak sebagai karyawan, termasuk pemilik usaha ilegal tersebut berinisial CS.

Atas perbuatannya, para pelaku dikenakan Pasal 197 subsider pasal 196 juncto pasal 106 UU RI Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan dengan ancaman hukuman penjara maksimal 15 tahun dan denda paling banyak Rp 1,5 miliar. (adt)



Beromset 100 Juta Per Bulan Pabrik Gunakan Bahan Tepung Beras Pembuatan Kosmetik

Loading...

Related Post