Tak Terapkan Prokes, Pemkot Jaktim Sanksi 14 Perusahaan dan Perkantoran

Tak Terapkan Prokes, Pemkot Jaktim Sanksi 14 Perusahaan dan Perkantoran
Ilustrasi (ist)
Editor : Potan News — Kamis, 28 Januari 2021 12:51 WIB
terasjakarta.id

Diduga melanggar protokol kesehatan (Prokes) 14 perusahaan dan perkantoran di Jakarta Timur diberikan sanksi. Jumlah tersebut angka komulatif dari hasil sidak selama pemberlakuan PSBB Ketat, 11 hingga 26 Januari 2021.

Kasi Pengawasan Sudin Nakertrans dan Energi Jakarta Timur, Heri Saptono mengatakan ke 14 pelanggar ini merupakan bagian dari 117 perusahaan dan perkantoran yang disidak selama 11-26 Januari.

“Kita sidak 117 lokasi selama 11 hingga 26 Januari. Dari jumlah itu, 14 di antaranya belum atau tidak melaksanakan protokol kesehatan secara maksimal dan ada juga yang tidak sama sekali,” kata Heri, Kamis (28/1/2021).

Dari 14 perusahaan yang melanggar ini, beber Heri, ada 10 yang dijatuhkan sanksi pembinaan dan empat lainnya diberikan teguran tertulis.

Menurut Heri, pelanggaran yang dilakukan 14 perkantoran dan perusahaan ini beraneka ragam mulai dari ketersediaan buku tamu, form assesment dan belum manandai fasilitas umum dengan tanda physycal distancing.

Selain itu, ada juga yang belum membentuk tim Satgas COVID 19, belum menempelkan pakta integritas, belum melaporkan karyawan terkonfirmasi, serta jumlah karyawan yang bekerja melebihi 25 persen.

"Perusahaan dan kantor yang belum terapkan protokol kesehatan, kami sanksi penutupan aktivitas selama tiga hari. Sanksi ini diberikan untuk memberikan efek jera agar perusahaan tersebut tidak lagi melakukan pelanggaran," tandasnya. (adt)

Tak Terapkan Prokes Pemkot Jaktim Sanksi 14 Perusahaan dan Perkantoran

Loading...

Related Post