Tembus 1 Juta Kasus, ini Langkah Pemprov DKI Kedepan Dalam Penanganan Covid-19

Tembus 1 Juta Kasus, ini Langkah Pemprov DKI Kedepan Dalam Penanganan Covid-19
Ilustrasi pasien covid-19 sedang mendapat perawatan di salah satu rumah sakit di Jakarta (ist)
Editor : Potan Balaikota — Rabu, 27 Januari 2021 06:07 WIB
terasjakarta.id

Pemerintah secara resmi menyampaikan saat ini kasus covid-19 sudah mencapai 1 juta kasus. DKI Jakarta provinsi penyumbang terbesar penyebaran virus corona. Terkait hal itu Pemprov DKI akan melakukan beberapa langkah untuk mengantisipasi penyebaran yang lebih meluas sekaligus penanganan terhadap pasien.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan pihaknya akan segera menambah rumah sakit (RS) rujukan untuk pasien Covid-19 seiring jumlah kasus positif Covid-19 di Indonesia yang menembus angka 1 juta pada hari ini, Selasa (26/1/2021).

“Kita upayakan, kita tingkatkan terus, sebagaimana kebijakan dari Pak Gubernur, dari Kemenkes juga, rumah sakit rujukan ditingkatkan sampai 40 bahkan 50 persen lagi. Rumah sakit yang belum menjadi RS rujukan, kami minta, sudah mulai proses, untuk menjadi RS rujukan,” kata Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (26/1/2021).

Selain rumah sakit, Riza mengatakan pihaknya juga akan meningkatkan dan mengupayakan fasilitas lainnya, mulai dari pemakaman hingga laboratorium untuk memeriksa Covid-19.

“Bahkan kami minta kepada Menteri Pariwisata agar ke depan ditambah lagi hotel-hotel sebagai tempat isolasi mandiri,” kata dia.

Berdasarkan data keterisian tempat tidur isolasi dan ICU di Jakarta yang diunggah akun instagram Pemprov DKI, per Minggu (24/1), tercatat persentase keterpakaian tempat tidur isolasi di 101 RS rujukan mencapai angka 86 persen dari 8.055 tempat tidur.

Sementara persentase keterpakaian tempat tidur ICU mencapai angka 86 persen dari total 1.097 tempat tidur.

Terkait data itu sendiri, Riza mengatakan bahwa 24 hingga 30 persen pasien yang dirawat merupakan warga luar DKI.

“Artinya kalau tanpa itu, sebetulnya posisi kami tidak pada 84 atau 86 persen okupansinya. Dikurangin lagi bisa dari 24, mungkin kisarannya 60-an atau 55. Tapi karena kami selama ini memberikan pelayanan tidak membedakan, seluruh warga Indonesia kami layani secara baik,” ucap dia.(tan)

Tembus 1 Juta Kasus Pemprov DKI Penanganan Covid-19

Loading...

Related Post