Lima Teroris Yang Ditangkap di Aceh, Mulai dari ASN, Buruh, Pedagang Buah, Hingga Pemilik Kafe

Lima Teroris Yang Ditangkap di Aceh,  Mulai dari ASN, Buruh,  Pedagang Buah, Hingga Pemilik Kafe
Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Winardy saat merilis profesi 5 terduga teroris yang ditangkap di Aceh.(Foto:Polda Aceh)
Editor : Donald Berita Anda — Senin, 25 Januari 2021 13:28 WIB
terasjakarta.id


Polda Aceh dan Densus 88 dalam beberrapa hari terakhir ini membekuk lima anggota teroris di wilayah tersebut.  Yang mengejutkan, satu dari kelima teroris itu berprofesi sebagai aparatur sipil negara atau pegawai negeri sipil di Pemkab Aceh Timur.

Hal ini disampaikan Kabid Humas POlda Aceh Kombes Winardy, Senin (25/1/2021).

Ia menjelaskan, profesi kelima tersangka teroris ini beragam,  mulai dari nelayan hingga  ASN.

Winardy juga menjelaskan, ke lima terduga teroris yang ditangkap di di Kota Langsa, Banda Aceh, dan di Aceh Besar itu masih diperiksa di Polda Aceh sebelum diboyong ke Jakarta.

Terduga teroris beinisial UM alias AA alias TA berprofesi sebaga pedagang buah-buahan. Terduga berinisial RA dan SA alias S serta RA memiliki profesi buruh atau tukang, MY berprofesi wiraswasta. Ia memiliki usaha perikanan dan kafe.

"Sedangkan SJ alias AF berprofesi sebagai pegawai negeri atau aparatur sipil negara di Pemkab Aceh Timur,” kata Winardy dikutip dari Beritasatu.

Seperti diberitakan, mereka adalah pendukung khilafah ISIS yang terkait dengan pengeboman bunuh diri Polrestabes Medan dan juga jaringan teroris Riau. Kelima terduga teroris itu ditangkap sejak Rabu (20/1/2021) dan Kamis (21/1/2021) di sejumlah tempat.

Pelaku bom bunuh diri Polrestabes Medan adalah Rabbial Muslim Nasution pada 13 November 2021. Bom ini diotaki oleh Salman Alfarizih yang merupakan ketua Jamaah Ansharu Daulah (JAD) Belawan, Medan.

Salman sempat melarikan diri dan bersembunyi di sebuah rumah di Desa Brandang, Tanjung Gunteng, Ranto Peureulak, Aceh Timur. Ia ditangkap pada 26 November 2019. Kelompok teroris Aceh inilah yang punya kaitan dengan Salman.

Bersama mereka juga disita beberapa barang bukti seperti bom rakitan dan bahan-bahan pembuat bom. Mereka diduga hendak melakukan aksi teror di Provinsi Serambi Mekkah itu. (don)




Satu dari lima teroris yang ditangkap di Aceh dalam beberapa hari terakhir ini ternyata berprofesi senagai aparatur sipil negara (ASN) aktif di Pemkab Aceh Timur.

Loading...

Related Post