Ribuan Pengungsi di Mamuju Belum Mau Pulang, Ini Alasannya

Ribuan Pengungsi di Mamuju Belum Mau Pulang, Ini Alasannya
Warga Mamuju, Sulawesi Barat masih bertahan di lokasi pengungsian (Foto: Antara)
Editor : Donald Berita Anda — Minggu, 24 Januari 2021 20:14 WIB
terasjakarta.id


Sudah hampir sepekan gempa di Mamuju,  Sulawesi Barat berlalu. Situasi di sana  memang belum sepenuh pulih karena kerusakan masih terjadi di mana-mana.

 

Kondisi inilah yang menjadi alasan ribuan pengungsi yang terletak di sejumlah titik di kota Mamuju belum mau pulang ke rumahnya meskipun telah diimbau pemerintah setempat.

Para pengungsi beralasan, kondisi rumah mereka masih rusak, beranyakan dan hampir semuanya sudah tak bisa ditempati. "Rumah kami rusak parah, kami mau kemana, tidak mungkin kembali ke rumah. Kami pengungsi, hanya bisa bertahan di tenda pengungsian," kata, Awal, salah seorang pengungsi di Mamuju, Minggu 24/1/2021).

Ia mengatakan saat ini butuh kejelasan dari pemerintah mengenai upaya yang dilakukan untuk penanganan dampak bencana.

"Kalau kami disuruh pulang harus jelas bagaimana kami nantinya, karena tidak mungkin kami menempati rumah yang hampir roboh, atau tertimpa bangunan rumah tetangga yang roboh," katanya.

Demkian juga, kata Awal, dengan  pengungsi yang sudah telanjur keluar daerah seperti menuju wilayah Utara Kabupaten Mamuju.

"Bagaimana mungkin mereka mau kembali ke pengungsian kalau pemukimannya hancur, sementara pemerintah tidak jelas dalam memberikan solusi dan belum memiliki data soal kerusakan pemukiman warga yang terdampak bencana," katanya.

Sementara Amrin, salah seorang pengungsi belum mau pulang rumahnya karena masih trauma dengan gempa dan takut dengan terjadinya gempa susulan.

"Biarkan kami di pengungsian sampai kami bisa merasa aman kembali ke rumah. Pemerintah juga mesti membantu kami karena situasi belum berjalan normal," katanya.

Ia mengatakan hingga saat ini pemerintah provinsi dan kabupaten belum memberikan bantuan kepada pengungsi dan belum jelas langkah penanganan dampak gempa ini.

"Seandainya bukan bantuan dari pemerintah dan masyarakat Sulsel dan Sulteng dan seluruh Indonesia, maka kami tidak tahu bagaimana bertahan hidup di pengungsian, karena pemerintah setempat tidak melakukan apa apa," katanya dikutip dari Antara (don)



 

Ribuan pengungsi di Mamuju Sulawesi Barat belum mau pulang dan memilih bertahan di lokasi-lokasi pengungsian. Selain trauma mereka berdalih rumahnya masih rusak parah.

Loading...

Related Post