Taufik Dukung Ketum LKB Soal Pentingnya Meningkatkan Intelektual Masyarakat Betawi

Taufik Dukung Ketum LKB Soal Pentingnya Meningkatkan Intelektual Masyarakat Betawi
Mohamad Taufik
Editor : Potan Berita Anda — Minggu, 24 Januari 2021 18:32 WIB
terasjakarta.id

Ketua umum Lembaga Kebudayaan Betawi (LKB) Beki Mardani, menyebut pentingnya meningkatkan tradisi kemajuan intelektual masyarakat Betawi. Ia beralasan di masa modernisasi saat ini, tradisi kekuatan otot sudah tidak bisa lagi diandalkan untuk menjawab tantangan zaman.

Menanggapi hal itu, Dewan Pakar Gerbang Betawi Mohamad Taufik mengatakan, sudah sepantasnya masyarakat Betawi berada dalam satu lingkaran intelektual. Konsep penyelesaian dengan otot memang sudah harus dihilangkan. 

“Saya kira memang sesuai tuntutan perubahan zaman ya. Meskipun, bukan berarti otot itu tidak bisa digunakan, tapi kan penanganan dan penyelesaian masalah itu memang lebih banyak menggunakan otak,” kata Taufik saat dihubungi terasjakarta, Minggu (24/1/2021).

“Artinya, pendidikan dan edukasi memainkan perang yang sangat penting bagi masyarakat Jakarta dalam menjawab persoalan tantangan di DKI ke depan,” tambah Taufik.

Apalagi, kata dia, sebagai Ibu Kota Negara, dinamika dan perubahan di Jakarta begitu sangat cepat. Sehingga masyarakat Betawi khususnya, dituntut menyesuaikan diri dengan kebutuhan perkembangan globalisasi agar tak tergilas cepatnya laju zaman.

“Jadi, saya sepakat dengan Pak Beki. Meskipun, sebenarnya dari dulu ya otak itu selalu menjadi tumpuan utama dalam menyelesaikan masalah,” ungkap Wakil Ketua DPRD DKI itu.

Sebelumnya, Ketua umum Lembaga Kebudayaan Betawi (LKB) Beki Mardani mengajak warga Betawi meningkatkan daya saing sesuai arahan Gubernur DKI Anies Baswedan.

Menurut Cing Beki biasa disapa, warga Betawi memang sudah seharusnya berada di segala lingkup bidang yang ada di Jakarta. Gerbang Betawi, kata Cing Beki, akan memfasilitasi untuk terciptanya intelektual Betawi.

“Gerbang Betawi memang sudah seharusnya fokus pada upaya peningkatan SDM Betawi dan juga pemberdayaan ekonomi. Selama ini memang kita akui dua bidang itu kurang mendapat perhatian dari organisasi kebetawian,” kata Cing Beki, Minggu (24/1/2021).

Karena itu, Cing Beki mengakatakan, ke depan tradisi kemajuan intelektual masyarakat Betawi harus ditingkatkan. Menurutnya, tradisi kekuatan otot sudah harus ditinggalkan.

“Nah tradisi intelektual ini yang harus kembali dibangkitkan, saatnya kita main otak dan tinggalkan maen otot,” ujar Cing Beki.

Cing Beki juga mengingatkan, bahwa masyarakat Betawi pada dasarnya sudah memiliki tradisi kemampuan intelektual untuk bersaing dalam tingkat pendidikan. Banyak pendahulu Batawi yang tercatat sebagai bagian dari peradaban bangsa.

“Tradisi intelektual di kalangan Betawi sudah diwariskan oleh para tokoh-tokohnya, seperti MH Thamrin yang mendirikan Perkumpulan Kaum Betawi tahun 1923, para guru-guru dan ulama blBetawi seperti guru Marzuki, Guru Mansyur, Guru Mughni, KH Abdullah Syafiie, Mualim Syafii Al Hazdami,” jelas Cing Beki.

“Beliau-beliau adalah para kyai dan intelektual Betawi yang telah banyak berbuat bagi kemajuan kaum Betawi,” pungkasnya. (tan)

Taufik Ketum LKB Pentingnya Meningkatkan Intelektual Masyarakat Betawi

Loading...

Related Post