Dalami Unsur Sabotase, Polisi Gandeng PLN Usut Perusakan Kabel Listrik Rumah Pompa Dukuh Atas

Dalami Unsur Sabotase, Polisi Gandeng PLN Usut Perusakan Kabel Listrik Rumah Pompa Dukuh Atas
Kondosi kabel PLN yang dirusak di Pompa Undrerpass Dukuh Atas, Sabtu 23/12021) (Foto: Tempo)
Editor : Donald Rumah Rakyat — Sabtu, 23 Januari 2021 19:08 WIB
terasjakarta.id


 

Polisi terus menyelidiki perusakan kabel listrik di rumah pompa Dukuh Atas, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Dalam kasus ini, polisi bakal berkoordinasi dengan PT PLN Jakarta Pusat.

Hal itu dikatakan Kapolsek Tanah Abang Kompol Singgih Hermawan. Menurut Singgih, rencananya, Senin pekan depan pihaknya akan memanggil petugas PLN guna dimintai keterangan.

"Senin (lusa) akan dilakukan pemeriksaan ke petugas PLN yang mengecek gardu listrik," kata Singgih Hermawan saat dihubungi, Sabtu (23/1/2021).

Sementara Kanit Reskrim Polsek Tanah Abang AKP Haris Ahmad mengatakan, pihaknya akan melakukan gelar perkara terkait kasus tersebut.

"Kita akan lakukan penyelidikan lebih lanjut dan rencana akan memanggil dan mengundang pihak PLN Jakarta Pusat. Kita nanti gelar perkara ke depan dulu untuk tentukan langkah ke depan," ujar Haris.

Diketahui, dalam kasus ini polisi telah memeriksa tiga orang penjaga di Rumah Pompa Dukuh Atas. Ketiganya mengaku tidak mengetahui adanya perusakan kabel listrik tersebut saat tengah berjaga di lokasi.

Ketiganya mengaku mengetahui hal itu saat ada petugas PLN yang datang ke lokasi untuk mengecek kerusakan tersebut.

"Mereka semua tidak mengetahui mereka justru tau ada kabel yang terputus justru dari pihak PLN. Karena pihak PLN datangi lokasi tersebut sehingga mereka pun juga memberikan keterangan tidak tau adanya pemotongan kabel dan perusakan terjadinya di situ," papar Haris.

Dia menambahkan, jarak lokasi petugas berjaga dengan tempat terjadinya kerusakan pun berjarak 10 hingga 20 meter. Ketiganya mengaku tidak melihat adanya orang lain yang mencoba merusak kabel listrik tersebut.

Lebih lanjut, Haris pun masih enggan bicara soal adanya unsur sabotase dari peristiwa tersebut. Dia mengatakan pihaknya masih perlu mengumpulkan bukti-bukti lebih lanjut sebelum masuk ke kesimpulan kasus tersebut.

"Kalau bicara sabotase tidak tepat juga karena yang namanya sabotase membuat barang atau benda tidak berfungsi sedangkan ini masih berfungsi. Aliran listrik kwh meteran kepada pompa masih ada membuat pompa bekerja dan beroperasi dengan normal, tidak ada unsur sabotase, tidak ditemukan dan belum mengarah ke arah sana. Hasil penyelidikan lebih lanjut nanti kita lihat," ungkapnya.

Sebelumnya, kabel meteran listrik Rumah Pompa Dukuh Atas dirusak oleh orang tak dikenal. Suku Dinas (Sudin) Bina Marga Jakarta Pusat menyebut perusakan kabel meteran listrik itu diketahui minggu lalu. (don)

 

Polisi terus menyelidiki perusakan kabel listrik di rumah pompa Dukuh Atas Tanah Abang Jakarta Pusat. Dalam kasus ini polisi bakal berkoordinasi dengan PT PLN Jakarta Pusat.

Loading...

Related Post