Purwanto Usul Kuota Putra Daerah 30 Persen di Legislatif

Purwanto Usul Kuota Putra Daerah 30 Persen di Legislatif
Sekretaris Fraksi Partai Gerindra DPRD DKI Jakarta, Purwanto
Editor : Potan Rumah Rakyat — Sabtu, 23 Januari 2021 11:09 WIB
terasjakarta.id

Masyarakat Betawi harus dapat memanfaatkan kesempatan berkiprah di partai-partai politik, sehingga berpeluang ikut menentukan arah kebijakan publik.

Sekretaris Fraksi Partai Gerindra DPRD DKI Jakarta Purwanto dalam membawakan materi kuliah perdana Program Kuliah Umum Gerakan Kebangkitan (Gerbang) Betawi tahun 2021 mengatatakan, orang Betawi harus menjadi pelaku pokitik dan bukan hanya sekedar menjadi objek politik.

“Sudah saatnya orang Betawi menjadi subjek, bukan sekadar objek politik,” kata Purwanto.

Materi kuiah dengan tema “Prospek, Peluang, dan Solusi Masyarakat Betawi dalam Peningkatan Ekonomi, Pengaruh Politik, dan Kompetisi Global”, Purwanto juga berharap ada kuota calon anggota legislatif buat orang Betawi di partai politik, seperti halnya kuota buat perempuan.

"Seperti kuota 30 persen perempuan, maka sejatinya parpol juga memberi ruang yang sama bagi putra asli daerah masuk dalam kuota 3 persen putra asli daerah dalam parpol, baik dalam struktur maupun non struktur. termasuk baik dalam pencalegan maupun pilkada kesemepatannya sama, agar putra daerah mampu melakukan pemyerapan aspirasi daerahnya masing-masing," ujar Purwanto saat dihubungi, Sabtu (23/1/2021).

"Nah, nantinya aturan terkait soal kuota 30 persen putra daerah akan dilengkapi dengan Perda atau Pergub masing-masing pemerintah daerah, sehingga ada landasan hukumnya," sambung Purwanto.

Lebih lanjut Purwanto menambahkan, pemerintah mesti memberikan perlindungan atas hak-hak politik warga Betawi di Jakarta. Tidak hanya sampai disitu, bahkan ia berharap kebijakan itu diikuti oleh parpol.

"Parpol harus memberi ruang dan kesempatan, maka partisasi politik putra asli daerah akan memberi warna baru bagi perpolitikan nasional , dimana monografi politik yang idealis dan humanis yang menjadi ciri utama masyarakat asli daerah akan memberikan kontribusi positif untuk melawan fragmatisme kompetisi," jelasnya.

"Kuota putra asli deerah 30 persen disetiap wilayah di seluruh Indonesia, akan memberi ruang bagi putra asli daerah ikut berkompetisi, tinggal putra daerah lah yg mempersiapkan diri maju dalam kontestasi dan persaingan yang ketat," pungkasnya (tan).

Purwanto Usul Kuota Putra Daerah 30 Persen Legislatif

Loading...

Related Post