Posisi Kabareskrim Polri Incaran Para Jenderal Bintang Dua, Siapa Yah Penggantinya?

Posisi  Kabareskrim Polri Incaran Para Jenderal Bintang Dua, Siapa Yah Penggantinya?
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono (Istimewa)
Editor : Donald Berita Anda — Jumat, 22 Januari 2021 15:50 WIB
terasjakarta.id


Sebentar lagi Komisaris Jederal Listyo Sigit Prabowo akan dilantik menjadi Kapolri. Lalu, siapa yang akan mengisi posisi yang ditinggalkannya sebagai Kepala Badan Reserse dan Kriminal (Kabareskrim) Polri

Posisi ini sangat empuk karna  menjadi job untuk jenderal bintang tiga dan sangat didambakan oleh para perwira tinggi polisi.

Selain akan mendapat kenaikan pangkat dari bintag dua ke bintang tiga, job Kabareskrim memang job strategis, popular, bergengsi yang akan menangani berbagai  kasus besar.

Saat ini, Dewan kepangkatan tinggi Polri akan memproses calon perwira tinggi untuk menduduki jabatan Kabareskrim. Namun proses tersebut akan berjalan usai Komjen Listyo Sigit Purnomo dilantik Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai Kapolri menggantikan Jenderal Idham Azis.

"Sampai saat ini belum (ada calon Kabareskrim). Yang jelas proses pengangkatan ada namanya dewan kepangkatan dan jabatan tinggi itu yang akan memproses itu semua," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono, Jumat (22/1/2021).

Ia memastikan, dalam proses tahapan calon Kabareskrim dewan akan memilih personel terbaik Polri nantinya. "Tentunya nanti dewan itu akan mendiskusikan merapatkan siapa saja personel terbaik polri yang akan atau dianggap mampu untuk memangku jabatan tersebut," ucapnya.

Meski posisi Kabareskrim kosong, kata Rusdi, kegiatan operasionalnya tidak akan terganggu dan tetap berjalan seperti biasa karena ada Wakabareskrim Polri, Brigjen Wahyu Hadiningrat.

"Kinerja tidak terganggu. Dulu pak Idham Azis dari kabreskrim juga jabat Kapolri toh. Polri bekerja karena berdasarkan sistem yang sudah ada gitu bukan karena orang per orang. Ketika siapapun yang ada di situ bekerja sistem itu, sistem kan sudah berjalan, dengan sistem tidak harus orang per orang ya," pungkasnya.

Terkait proses serah terima jabatan yang selama ini sudah menjadi tradisi setiap pergantian Kapolri, jelas Rusdi hanya dilakukan secara internal disesuaikan dengan situasi pandemi saat ini.

"Serah terima jabatan terus penyerahan, itu tradisi saja di internal. Seperti itu saja serah terima jabatan antara Kapolri lama dengan Kapolri yang baru itu ada prosesi. Tapi sekarang karena masanya pandemi, semua dilakukan dengan menaati protokol Covid-19," tukasnya. (don)

Saat ini Dewan kepangkatan tinggi Polri akan memproses calon perwira tinggi untuk menduduki jabatan Kabareskrim Polri yang ditinggalkan Komjen Listyo Sigit Prabowo.

Loading...

Related Post