PPKM Butuh Kerendahan Hati Untuk Koordinasi

PPKM Butuh Kerendahan Hati Untuk Koordinasi
Gilbert Simanjuntak
Editor : Potan Anda Menulis — Jumat, 22 Januari 2021 15:14 WIB
terasjakarta.id

Oleh: Gilbert Simanjuntak

Merebaknya kasus Covid-19 yang lintas provinsi dan utamanya di Pulau Jawa dan Bali membutuhkan kebijakan yang berlaku umum dan seragam. Akan tetapi walau sudah berlangsung hampir dua minggu, ternyata masih belum mampu menurunkan angka Covid-19, malah sebaliknya tetap naik. 

Seperti halnya PSBB yang gagal karena pengawasan yang kurang, dalam pelaksanaan PPKM ini juga terlihat pengawasan kurang dan masyarakat abai. Kemungkinan masyarakat sudah jenuh sepertinya kurang diperhitungkan. 

Ini membutuhkan ketegasan dan pengawasan ketat yang konsisten. Tenaga ASN yang kurang di lapangan baik pelibatannya maupun jumlahnya seharusnya diantisipasi dan diatasi. Masih ada tenaga Jumantik, Ibu-ibu Dasawisma, Karang Taruna dan Tenaga lain yang bisa diberdayakan sebagai tenaga pengawas di lapangan. 

Sikap Gubernur DKI menyerahkan koordinasi PPKM ke pusat juga tidak dirasakan tepat. Dari semua gubernur di Pulau Jawa dan Bali, hanya Gubernur DKI yang melepaskan tanggung jawab daerah ini ke pusat. Terkesan ini masalah koordinasi di antara gubernur yang beririsan daerahnya menangani Covid-19 (DKI, Banten dan Jawa Barat). 

Harusnya mereka duduk bersama seperti saya anjurkan di awal PPKM untuk merumuskan langkah bersama yang seragam. Masyarakat Jawa Barat dan Banten (Bodetabek) sebagian besar commuter yang bekerja di DKI, sehingga jam buka kantor, alat transportasi dan lainnya yang berhubungan dengan pengendalian Covid-19 (pergerakan manusia) dapat dikoordinasikan agar bisa dilaksanakan serentak. 

Urusan pandemic adalah urusan daerah, kecuali pemda sudah lumpuh seperti bencana alam, yang lalu diambil alih oleh Pusat. Pusat sendiri sudah mengeluarkan dana yang sangat besar dalam pengobatan penderita. Selain itu Pemprov DKI, Jawa Barat, dan Banten dengan APBD jumbo seharusnya bisa mengalokasikan dana APBDnya untuk percepatan vaksinasi dan penambahan tenaga pengawasan.   

Catatan: Gilbert Simanjuntak merupakan anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI di Komisi B. Selain itu beliau seorang Epidemiolog dan juga pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Regional South East Asia Regional Office Internasional Agency for Prevention of Blindness WHO.


PPKM Butuh Kerendahan Hati Koordinasi

Loading...

Related Post