Atasi Kelangkaan Daging Sapi, Kadin DKI Gelar Operasi Pasar Kamis Malam

Atasi Kelangkaan Daging Sapi, Kadin DKI Gelar Operasi Pasar Kamis Malam
Penjual Daging (ILustrasi Foto: CNBC Indonesia)
Editor : Donald News — Kamis, 21 Januari 2021 20:37 WIB
terasjakarta.id


 

Mengatasai kelangkaan daging sapi di Jakarta akibat aksi mogok yang digelar para pedagang sapi, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DKI Jakarta menggelar operasi pasar, Kamis (21/1/2021)

Ketua Kadin DKI Jakarta, Diana Dewi, di Jakarta, Kamis malam mengatakan, aksi sejumlah pedagang daging sapi bukan karena kelangkaan daging di pasaran, melainkan pengaruh kenaikan harga di tingkat eksportir imbas dari pandemi COVID-19 yang terus berlanjut semenjak Maret 2020.
Diana Dewi  menggelar konsolidasi dengan Asosiasi Pedagang Daging Indonesia (APDI) serta sejumlah perwakilan pedagang daging di Jakarta bertempat di Kompleks Perkantoran Majapahit Permai Blok B 21-23, Petojo Selatan, Gambir, Jakarta Pusat

"Bagi pedagang yang sudah siap akan dipasok nanti malam, sementara bagi pedagang yang belum siap operasional akan dipasok di hari berikutnya," kata Diana Dewi.

Menurut Diana Dewi, agenda dengar pendapat itu dilaksanakan dalam rangka merespon aksi mogok kerja sejumlah pedagang daging sapi sejak Rabu (20/1) di beberapa wilayah seperti Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) akibat naiknya harga komoditas daging.

"Kenaikan harga daging sapi di masa pandemi jelas membuat kaget sejumlah pedagang mengingat Jakarta sangat bergantung pasokan dari pihak luar. Untuk menahan laju kenaikan harga daging sapi, APDI juga berharap pemerintah memfasilitasi kandang yang gratis di DKI Jakarta khususnya di PD Darma Jaya," katanya.

Dilansir Antara, Ketua DPP dan Harian APDI, Asnawi, mengatakan berharap tidak terjadi kenaikan harga daging sapi di pasaran dalam dua bulan ke depan.

"Dengan digelarnya pertemuan pada hari ini, kami juga berharap karkas (bagian tubuh hasil pemotongan) tetap stabil berada di kisaran 94-95 ribu/kilogram. Nanti malam kami siap melakukan pemotongan dan kembali berdagang serta cukup melakukan mogok berjualan tidak lebih dari dua hari," ujar Asnawi.
Ketua umum APDI M Nurdin meminta PD Dharma Jaya menggratiskan biaya penyimpanan daging sapi dari seluruh peternakan di Jakarta untuk mengantisipasi laju kenaikan harga.

"Para peternak APDI yang tersebar di Cilacap, Blora, Madiun serta Bojonegoro, untuk menekan kenaikan harga daging sapi di Jabodetabek yang disebabkan oleh biaya transportasi. Ada baiknya pemerintah juga membantu dalam bidang pengangkutan," kata Nurdin.

Salah satu pedagang daging sapi di Pasar Senen, Sutisnawijaya, sepakat untuk kembali berjualan mulai Kamis malam.

"Awalnya kami akan mogok selama tiga hari, namun dengan pertemuan ini, kami sepakat untuk berjualan kembali nanti malam. Pemerintah harus bisa bertanggung jawab untuk menjaga kestabilan harga hingga dua bulan ke depan," katanya. (don)

 

Mengatasai kelangkaan daging sapi di Jakarta akibat aksi mogok yang digelar para pedagang sapi Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DKI Jakarta menggelar operasi pasar Kamis (21/1/2021)

Loading...

Related Post