Marbot Masjid Ini Banting Tulang Hidupi Empat Adiknya yang Lumpuh dan Ibunya yang Tua Renta

Marbot Masjid Ini Banting Tulang Hidupi Empat Adiknya yang Lumpuh dan Ibunya yang Tua Renta
Wakil Ketua BAZNAS Kota Cilegon, Muhammad Imron saat menyerahkan bantuan rehab rumah untuk Saiyah.(Foto: Antara)
Editor : Donald News — Kamis, 21 Januari 2021 04:38 WIB
terasjakarta.id


Kehidupan Saiyah, seorang marbot masjid di Jalan Hiu RT 002/RW006 Kavling Blok C, Kelurahan Masigit, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon, Banten,  sungguh miris. Ia harus bekerja banting tulang menghidupi lima  anggota keluarganya.

Wanita paruh bayah ini  sehari-hari bekerja sebagai marbot di Masjid Al Miujahirin, Ia juga nyambi  mencari rejeki dengan membantu bersih-bersih dari rumah ke rumah para tetangganya untuk sekedar mencukupi kebutuhan makan dan minum. Maklu, Saiyah harus menghidui Suhemah, ibunya, yang sudah lanjut usia dan empat orang adiknya yang tidak berdaya.

Tiga adik Saiyah,  Sukarman, Maksum dan Subari  mengalami kelumpuhan, serta Tuti yang mengalami gangguan mental. 


Dikutip dari Antara, Saiyah mengaku sudah beberapa tahun ini harus bekerja banting tulang dan menjadi tulang punggung keluarga,


"Saya cuma marbot aja sehari-harinya, kadang buat makan saya cari-cari upahan ke para tetangga untuk bantu bersih-bersih. Tapi ya itu cuma cukup buat makan, untung warga di sini sering bantu," kata Saiyah sambil menahan tangisnya.

Meski dibantu warga sekitar untuk bisa memenuhi kesehariannya, Saiyah mengaku hanya bisa pasrah dan  berupaya semampunya lantaran tak bisa membawa adik-adiknya, walaupun hanya untuk sekedar berobat saja.

Rochmatulloh, Ketua RW 006 di lingkungan setempat yang sudah menjembatani keluarga Saiyah dan BAZNAS Kota Cilegon menuturkan, kondisi keluarga Saiyah diakui sudah berlangsung lama  dan sangat memprihatinkan. Tak hanya kondisi kesehatan keluarganya tetapi juga kondisi rumahnya. 

"Memang sebenarnya kondisinya memprihatinkan, berhubung saya baru menjabat sebagai Ketua RW, saya fasilitasi untuk bisa mendapatkan bantuan BAZNAS dari Kota Cilegon. Alhamdulillah sekarang sudah dapat. Yang saya utamakan itu rumah nya dulu ya, karena kondisi rumahnya juga ga layak harus direhab," ujarnya, Rabu (20/1/2021)
Muhammad Imron Wakil Ketua BAZNAS Kota Cilegon yang menyerahkan langsung bantuan rehab rumah senilai Rp20 juta mengaku, setelah melihat kondisi keluarga Saiyah, dengan adik-adiknya yang sakit, BAZNAS juga akan memberikan bantuan biaya hidup. 

"Tadi saya serahkan langsung untuk rehab rumah. Dan karena kondisi keluarga ini juga berhak untuk dibantu biaya hidupnya, saya juga sudah mintakan supaya pak RW bisa urus dan ajukan agar setiap bulannya keluarga ibu Saiyah mendapat bantuan biaya hidup," jelasnya. (don)

Seorang petugas marbot masjid di Cilegon Banten banting tulang menghidupi empat adiknya yang lumpuh dan ibunya yang sudah tua.

Loading...

Related Post