BMKG Ingatkan Ancaman Cuaca Ekstrem dan Puting Beliung Saat Puncak Musim Hujan Januari-Februari

BMKG Ingatkan  Ancaman Cuaca Ekstrem dan Puting Beliung Saat Puncak Musim Hujan Januari-Februari
Ilustrasi cuaca ekstrem (Foto: Istimewa)
Editor : Donald Berita Anda — Kamis, 21 Januari 2021 04:06 WIB
terasjakarta.id


Puncak musim hujan yang diperkirakan akan terjadi pada Januari hingga Februari, harus diwaspadai. Badan Meteorologi dan Geofisikan (BMKG) mengatakan, masyarakat diharapkan mewaspadai  adanya  potensi cuaca ekstrem saat puncak musim hujan itu.

Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto melalui keterangan tertulisnya mengatakan, masyarakat diimbau untuk selalu meng-update informasi dari kanal-kanal BMKG  Selain  fenomena cuaca esktrem,, ujarnya, potensi terjadinya  "water spout" sangat besar terjadi. Untuk itu, ujarnya,  masyarakat diimbau berhati-hati dengan tidak mendekati area kejadian guna menghindari risiko yang lebih buruk.

Apalagi, ujar dia, fenomena puting beliung juga baru terjadi di Waduk Gajah Mungkur Wonogiri pada Rabu, pukul 16.00 WIB.

Ia mengatakan,  Kabupaten Wonogori selama Januari hingga Februari masih berada pada periode puncak musim hujan. Oleh karena itu, potensi hujan lebat disertai kilat dan petir serta angin kencang bahkan puting beliung masih perlu diwaspadai pada periode tersebut.

Lebih jauh Guswanto menjelaskan, fenomena "water spout" terbentuk dari sistem awan Cumulonimbus (Cb). Kendati demikian, tidak semua awan Cb dapat menimbulkan fenomena tersebut tergantung pada kondisi labilitas atmosfer.

"Ada kondisi tertentu seperti ketika kondisi labilitas atmosfer yang melebihi ambang batas tertentu mengindikasikan udara sangat tidak stabil," ujarnya dikutip dari Antara. (don)

 

 

Badan Meteorologi dan Geofisikan (BMKG) meminta masyarakat untuk mewaspadai cuaca ekstrem dan angina putting beliung pada puncak musim hujan Januari hingga Februari

Loading...

Related Post