Bakal Jadi Kapolri, Listyo Sigit Kedepankan 'Restorative Justice' dalam Penyelesaian Kasus

Bakal Jadi Kapolri, Listyo Sigit Kedepankan 'Restorative Justice' dalam Penyelesaian Kasus
ist
Editor : Potan News — Rabu, 20 Januari 2021 15:09 WIB
terasjakarta.id

Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo, calon tunggal Kapolri menjalani uji kepatutan dan kelayakan di Komisi III DPR, Rabu (20/1/2021).

Dalam pemaparannya, Listyo menyampaikan delapan komitmennya bila dilantik memimpin institusi Polri nanti. Salahsatunya adalah pelaksanaan keadilan 'restorative justice' dalam penyelesaian masalah.

“Izinkan saya menyampaikan delapan komitmen apabila saya diberikan amanah menjadi Kapolri,” kata saat mengikuti uji kepatutan dan kelayakan di Komisi III DPR, Rabu (20/1/2021).

Delapan komitmen itu terdiri dari:

1. Menjadikan Polri sebagai institusi yang Prediktif, Responsibilitas dan Transparansi Berkeadilan (PRESISI).

2. Menjamin keamanan untuk mendukung program pembangunan nasional.

3. Menjaga soliditas internal.

4. Meningkatkan sinergisitas dan soliditas TNI-Polri, serta bekerja sama dengan APH dan kementerian/lembaga lain untuk mendukung dan mengawal program pemerintah.

5. Mendukung terciptanya ekosistem inovasi dan kreativitas yang mendorong kemajuan ekonomi Indonesia.

6. Menampilkan kepemimpinan yang melayani dan menjadi teladan.

7. Mengedepankan pencegahan permasalahan, pelaksanaan keadilan restorative justice dan problem solving.

8. Setia kepada NKRI dan senantiasa merawat kebhinekaan.

Listyo merupakan calon tunggal Kapolri yang dipilih Presiden Joko Widodo untuk menggantikan Jenderal (Pol) Idham Azis.

Nama Listyo telah diserahkan Presiden Jokowi ke DPR pada Rabu silam (13/1/2021) untuk diproses.

Sebelum uji kepatutan dan kelayakan, Komisi III DPR telah meminta masukan Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). (adt)

Bakal Jadi Kapolri Listyo Sigit Restorative Justice Penyelesaian Kasus

Loading...

Related Post