Meski Tengah Dihantam Covid-19, Warga Jakarta Tetap Canangkan Siaga Banjir

Meski Tengah Dihantam Covid-19, Warga Jakarta Tetap Canangkan Siaga Banjir
Ilustrasi Banjir yang Kerap Melanda Warga Jakarta (Foto: CnnIndonesia)
Editor : Donald Balaikota — Rabu, 20 Januari 2021 12:12 WIB
terasjakarta.id


Meski saat ini tengah prihatin dengan wabah pandemi Covid-19, namun warga Jakarta tetap siaga dengan masalah banjir yang terus melandang Ibukota di saat musim hujan

 

Salah satunya yang dilakukan Warga RT16/RW04, Kelurahan Semper Barat. Warga di sama  terus mempersiapkan diri menjadi Kampung Tangguh Bencana. Selain menjaga kebersihan lingkungan, pembentukan Tim Siaga Bencana Banjir juga dilakukan untuk menghadapi puncak musim hujan yang diperkirakan jatuh di awal tahun 2021.

Hal ini disampaikan Lurah Semper Barat, Benhard Sihotang. Ia mengatakan, saat ini tengah dalam situasi yang tidak mengenakan dengan adanya wabah Covid-19. Namunm warga tak punya pilihan karena banjir selalu datang setiap tahun. Apalagi, warga di Kelurahan Semper Barat itu kerap dilanda banjir dan genangan saat hujan. Makanya,  lingkungan RT 16 RW 04 menjadi percontohan Kampung Tangguh Bencana. “Dengan kejadian tersebut warga membentuk satu komunitas yang peduli akan bencana banjir, khususnya di RT 16,” ujar Benhard seperti dikutip dari  jakarta.go.id

Benhard menambahkan, tim bentukan masyarakat tersebut sangat mendukung rencana pembangunan Waduk Kampung Kandang yang berlokasi di RT 16 RW 04, di manampembangunannya telah dimulai pada 2020 lalu dengan pengerukan lahan membentuk pola waduk. “Jadi bentuk dukungan yang diberikan oleh warga, mereka berkolaborasi dengan perusahaan-perusahaan yang ada di sekitar lingkungan dalam pembuatan waduk, baik dari penyesuaian alat berat hingga Bahan Bakar Minyak (BBM). Hal tersebut dilakukan karena pekerjaan tersebut tidak menggunakan APBD,” ungkapnya.

Lebih jauh Benhard menjelaskan, dari kesadaran akan pentingnya menjaga keselamatan warga di musim hujan, komunitas peduli akan bencana banjir akhirnya membentuk Tim Siaga Bencana Banjir.  

Sementara untuk  tugas dan fungsinya banyak. Ada yang membuka dapur umum untuk melayani pengungsi. Ada yang bertugas melakukan pendataan masyarakat, mulai dari data balita hingga lansia. Ada yang berkoordinasi dengan pemilik tempat atau lahan yang dapat dijadikan lokasi pengungsian. “Dan yang terpenting dari pembentukan Tim Siaga Bencana Banjir tersebut ialah sudah memiliki rencana aksi. Apabila terjadi genangan, mereka sudah menentukan kapan waktu mengungsi dari ukuran tinggi air. Jalur evakuasi juga sudah disiapkan,” pungkasnya. (don)

 

 

Meski saat ini tengah prihatin dengan wabah pandemi Covid-19 namun warga Jakarta tetap siaga dengan masalah banjir yang terus melandang Ibukota di saat musim hujan

Loading...

Related Post