Pemprov DKI Minta Pemerintah Pusat Bantu Pengadaan RS Rujukan di Wilayah Bodebek

Pemprov DKI Minta Pemerintah Pusat Bantu Pengadaan RS Rujukan di Wilayah Bodebek
ist
Editor : Potan Balaikota — Rabu, 20 Januari 2021 09:10 WIB
terasjakarta.id

Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meminta pemerintah pusat turun tangan untuk membantu sekaligus menambah sejumlah kapasitas rumah sakit (RS) rujukan Covid-19 di daerah penyangga Ibu Kota.

Permintaan itu tak lepas dengan kondisi 24 persen pasien yang ditangani RS rujukan Covid-19 di Jakarta merupakan warga Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Bodetabek). Sementara, saat ini tingkat keterisian 101 RS rujukan Covid-19 di DKI sudah mencapai 87 persen.

“Harapan kami, mudah-mudahan fasilitas daerah-daerah lain ditingkatkan. Khususnya di daerah sekitar Jakarta,” kata Riza di Balai Kota, Selasa (19/1/2021).

Menurut Riza, ketersediaan fasilitas kesehatan di Jakarta terus berkurang jika kapasitas rumah sakit di Bodetabek tak ditingkatkan. Terlebih, saat ini kasus positif Covid-19 di DKI belum melandai.

“Pak Gubernur (Anies Baswedan) berkoordinasi dengan pemerintah pusat, berharap nanti pemerintah pusat bisa mengambil alih, memimpin. Agar ada peningkatan fasilitas di sekitar Bodetabek, sehingga ketersediaan dari fasilitas di Jakarta bisa terus meningkat, tapi okupansinya menurun,” ujarnya.

Riza mengatakan pihaknya siap berkoordinasi dengan pemerintah daerah Bodetabek terkait peningkatan kapasitas rumah sakit rujukan. Namun demikian, hal tersebut perlu dikoordinasikan oleh pemerintah pusat.

“Kami berterima kasih kebijakan pemerintah pusat sejak tanggal 11 Januari sampai 25 Januari ada keseragaman se Jawa-Bali terkait substansi kebijakan dan waktu kebijakan,” katanya.

Politikus Partai Gerindra itu mengatakan Pemprov DKI akan tetap menerima pasien yang berasal dari luar DKI. Pihaknya tak akan memberikan syarat ataupun kriteria bagi warga yang ingin mendapatkan perawatan di Ibu Kota,

“Terkait yang dirawat tidak ada syarat. Dari siapa saja, dari daerah mana yang masuk di Jakarta, kita harus tolong dan bantu,” ujarnya.

Tingkat keterisian rumah sakit rujukan Covid-19 di Jakarta sudah mencapai 87 persen. Dengan demikian, saat ini kapasitas rumah sakit rujukan di wilayah Ibu Kota tersisa 13 persen.

Pemprov DKI mencatat dari jumlah 87 persen pasien Covid yang ditangani itu sebanyak 24 persen merupakan warga Bodetabek. Sisanya adalah warga asli Jakarta.

Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta Iman Satria meminta Dinas Kesehatan DKI membuat kriteria khusus bagi pasien Covid-19 yang berasal dari luar Jakarta.

Saran ini diutarakan Iman seiring semakin meningkatnya keterisian rumah sakit rujukan Covid di Jakarta. (tan)

Pemprov DKI Minta Pemerintah Pusat Bantu Pengadaan RS Rujuka Wilayah Bodebek

Loading...

Related Post