Bantuan Pakaian Pria Minim, Lelaki Korban Banjir Kalsel Terpaksa Pakai Pakaian Wanita

Bantuan Pakaian Pria Minim, Lelaki Korban Banjir Kalsel Terpaksa Pakai Pakaian Wanita
Para pria korban banjir pakai baju wanita (Instagram/jagad.viral)
Editor : Donald News — Senin, 18 Januari 2021 19:30 WIB
terasjakarta.id


Para pri  banjir di Provinsi Kalimantan Selatan terpaksa memakai pakaian wanita lantara bantuan pakaian pria yang datang sangat minim.

Sejauh ini sudah ada batuan pakaian yang datang, namun kebanyakan adalah pakaian wanita

Para pri  banjir di Provinsi Kalimantan Selatan terpaksa memakai pakaian wanita lantara bantuan pakaian pria yang datang sangat minim.

Seperti diketahui Banjir besar yang terjadi di sejumlah wilayah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) sejak Jumat (15/1/2021) memberikan dampak besar terhadap masyarakat Kalsel. Banjir yang menyebabkan ratusan ribu orang terpaksa mengungsi, juga merendam kurang lebih 27 ribu rumah warga dan merenggut lima korban jiwa.

Buntun dari kejadian ini, ratusan ribu warga membutuhkan bantuan. Tidak hanya makanan, obat-obatan, tetapi juga pakaian. Maklum, hampir sebagian besar barang-barang mereka terendam banjir dan ada pula yang hantut terbawa arus.

Sejauh ini memang sudah ada beberapa bantuan pakaian dari para relawan, namun para korban banjir masih kekurangan pakaianterutama  untuk pria. 

Makanya, lantaran tak ada lagi pakaian yang bisa digunakan, banyak pria korban banjir terpaksa menggunakan pakaian wanita, seperti daster, rok, dan lain sebagainya.

Hal ini seperti yang terlihat dalam video yang dibagikan oleh salah satu akun di Instagram, tampak beberapa pria korban banjir Kalsel menggunakan pakaian wanita berupa daster batik berwarna hijau dan rok bermotif batik saat berada di satu tempat pengungsiang.

Pada video tersebut juga tampak kerumunan korban banjir yang tengah memilih-milih pakaian yang bisa digunakan, hasil bantuan para relawan.

Pengunggah vide itu juga menulis dan berharap para pengirim bantuan diharapkan dapat mengirim pakaian pria seperti kaos dan celana, agar para korban pria tidak lagi menggunakan pakaian wanita. 

"Para pengirim bantuan diharapkan mengirimkan pakaian pria seperti kaus oblong dan celana. Dengan begitu, para korban banjir pria bisa berpakaian semestinya. Pakaian yang dikirimkan pun tentu saja harus yang layak pakai," tulis keterangan pada video tersebut yang dikutip Senin (18/1/21).

Para pri banjir di Provinsi Kalimantan Selatan terpaksa memakai pakaian wanita lantara bantuan pakaian pria yang datang sangat minim.

Loading...

Related Post