Pembacaan Pledoi Jaksa Pinangki Ditunda Akibat Ayahanda Meninggal Dunia

Pembacaan Pledoi Jaksa Pinangki Ditunda Akibat Ayahanda Meninggal Dunia
ist
Editor : Potan News — Senin, 18 Januari 2021 15:26 WIB
terasjakarta.id

Ayah kandung terdakwa penerima suap dan pencucian uang Pinangki Sirna Malasari meninggal dunia. Akibat dari musibah yang dialami Pinangki hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta memutuskan menunda pembacaan nota pembelaan (pledoi) Jaksa Pinangki.

“Hari ini seharusnya sidang dengan agenda pembacaan pembelaan, namun demikian ada berita duka disampaikan melalui kepaniteraan bahwa orang tua terdakwa meninggal ya,” kata ketua majelis hakim Ignasius Eko Purwanto di pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (18/1/2021).

“Iya yang mulia,” jawab Pinangki.

Hakim pun memberikan waktu untuk Pinangki memakamkan ayahnya, Heroe Sakuntala.

“Dengan itu majelis hakim mengabulkan permohonan penasihat hukum untuk memberi kesempatan bagi terdakwa untuk menghadiri pemakaman orang tuanya pada hari ini, siang ini dan supaya jaksa penuntut umum menindaklanjuti penetapan ini dengan pengawalan sehingga untuk agenda pembelaan ditunda,” tutur hakim Ignasius.

Pinangki rencananya akan membacakan nota pembelaan pada Rabu (20/1/2021).

“Majelis hakim turut berduka cita, tetap tabah apapun itu kehendak kuasa. Penundaan hari ini sampai pemakaman selesai, pengertian selesai bukan saat di liang lahat, tapi dilihat saja nanti kondisi-nya,” ucap Ignasius.

Dalam perkara ini, JPU pada Kejaksaan Agung menuntut jaksa Pinangki Sirna Malasari dituntut 4 tahun penjara ditambah denda Rp500 juta subsider 6 bulan kurungan karena dinilai terbukti menerima suap, melakukan pencucian uang sekaligus melakukan pemufakatan jahat terkait perkara Djoko Tjandra.

Pinangki dinilai terbukti melakukan tiga dakwaan yaitu pertama dakwaan kesatu subsider pasal 11 UU 31/1999 sebagaimana diubah UU No. 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Pinangki dinilai terbukti menerima suap sebesar 450 ribu dolar AS (sekitar Rp6,6 miliar) dari terpidana kasus “cessie” Bank Bali Djoko Tjandra. (tan)

Pembacaan Pledoi Jaksa Pinangki Ditunda Akibat Ayahanda Meninggal Dunia

Loading...

Related Post