Usut Keluyuran Raffi Ahmad, Satgas Periksa Rumah Richardo Galael

 Usut Keluyuran  Raffi Ahmad, Satgas Periksa Rumah Richardo Galael
Raffi Ahmad saat menjalani Vaksinasi Covid-19 di Istana Negara, Rabu (13//2/2021)
Editor : Donald News — Senin, 18 Januari 2021 14:42 WIB
terasjakarta.id


Petugas gabungan  Satgas tiga pilar COVID-1  terus mengusut kasus dugaan pelanggaran protokoler kesehatan yang dilakukan Raffi Ahmad.  Petugas sudah memeriksa kediaman pengusaha Richardo Galael, lokasi pesta.

Kabid Humas Polda Metro Jaya , Komisaris Besar Yusri Yunus mengatakan, kasus dugaan pelanggaran protokol kesehatan yang dilakukan Raffi Ahmad tidak terbukti.

Menurut Yusri,  unsur dalam Pasal 93 UU Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan tidak terbukti.

“Unsur Pasal 93 tidak ada, karena memang hanya 18 orang di tempat pesta . Masuk dengan protokol kesehatan ada, kita sudah periksa semua. Ada swab antigen dan isinya hanya 18 orang,” kata Yusri di Depok, Senin (18/1/2021).

Yusri menegaskan, saat itu unsur tiga pilar Satgas COVID-19 sudah melakukan pengecekan langsung ke rumah pengusaha Richardo Gelael, lokasi pesta. Tim sudah melihat bahwa di sana adalah kegiatan privacy yang dihadiri orang terdekat saja.

“Sudah melihat langsung, itu adalah kegiatan privacy yang dihadiri undangan terdekat. Semua sudah kita mintai keterangan,” tambahnya.

Raffi Ahmad, akan menjalani siding perdana pelanggaran prokes di Pengadilan Negeri Depok, Rabu (27/1/2021) pekan depan. Tiga hakim yang akan menyidangkan sudah disiapkan.

Gugatan terhadap Raffi Ahmad terkait aksi keluyuran dan berpesta setelah ikut divaksin perdana bersama Presiden Joko Widodo. Pada Rabu (13/1/2021)

Gugatan dilayangkan oleh avokat publik David. Dalam gugatannya tersebut, dia juga meminta agar suami Nagita Slavina tersebut tak keluar rumah  selama 30 hari  dan diwajibkan meminta maaf ke publik.

Tak tanggung-tanggung,  Raffi Ahmad juga harus meminta maaf dan mempromosikan protokol kesehatan dan vaksinasi kepada masyarakat di 7 TV swasta nasional, 7 koran nasional, serta di akun media sosialnya.

"Saya juga meminta Majelis Hakim menghukum Raffi Ahmad untuk tidak keluar rumah selama 30 hari sejak menerima vaksinasi, kedua menyampaikan permohonan maaf dan komitmen untuk terus menerus mensosialisasikan serta menerapkan protokol kesehatan dan vaksinasi kepada masyarakat," tutur David dalam keterangan resminya,

Kahumas PN Depok Nanang Herjunanto mengatakan, Raffi Ahmad pertama pada Rabu, 27 Januari 2021. "Penetapan hari sidang pertama hari Rabu, tanggal 27 Januari 2021," kata Nanang, Minggu (17/1/2021).

Nantinya, sidang gugatan akan dipimpin oleh Majelis Hakim Ketua Majelis Eko Julianto, dan dua hakim anggota yakni, Divo Ardianto dan Nugraha Medica Prakasa.

Raffi Ahmad digugat atas tuduhan Perbuatan Melawan Hukum (PMH), karena dianggap melanggar aturan terkait protokol kesehatan seperti Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 3 tahun 2021 tentang Peraturan Pelaksanan Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2020 Tentang Penanggulangan Corona Virus Disease 2019.

Serta, Peraturan Daerah Provinsi DKI Jakarta No. 2 tahun 2020 tentang Penanggulangan Corona Virus Disease 2019, dan Undang-Undang Nomor 6 tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan. (don)

Petugas gabungan Satgas tiga pilar COVID-1 terus mengusut kasus dugaan pelanggaran protokoler kesehatan yang dilakukan Raffi Ahmad. Petugas sudah memeriksa kediaman pengusaha Richardo Galael lokasi pesta.

Loading...

Related Post