DPRD DKI Minta Polisi Usut Tuntas Sindikat Pemalsu Hasil Tes PCR

DPRD DKI Minta Polisi Usut Tuntas Sindikat Pemalsu Hasil Tes PCR
ist
Editor : Potan Rumah Rakyat — Senin, 18 Januari 2021 13:58 WIB
terasjakarta.id

Tim Garuda Satuan Reserse Kriminal Polres Bandara Soekarno-Hatta menangkap belasan orang yang diduga merupakan sindikat pemalsu surat hasil tes usap polymerase chain reaction (PCR).

Menanggapi hal itu, Anggota DPRD DKI Fraksi PDIP Gilbert Simanjuntak meminta sindikat yang melakukan pemalsuan tes usap polymerase chain reaction (PCR) untuk mendapatkan hukuman yang maksimal. 

Gilbert beralasan, memalsukan tes kesehatan covid-19 di masa pandemi ini merupakan kejahatan luar biasa.

“Saya kira mereka harus dihukum maksimal. Karena itu termasuk kejahatan luar biasa saat pandemi ini,” kata Gilbert saat dihubungi, Senin (18/1/2021).

Selain itu, pengusutan orang-orang yang terlibat pun perlu dilakukan sampai ke akarnya. Gilbert memperkirakan aksi ini melibatkan banyak orang ternasuk bisa juga melibatkan petugas di lapangan. 

Pengusutan dengan tuntas perlu dilakukan agar pemalsuan seperti ini tak berujung pada penyebaran covid-19 yang tak terkendali. Karena memicu orang untuk abai pada aturan.

“Saya melihat sindikat ini melibatkan banyak orang, kemungkinan juga petugas di lapangan. Kalau seandainya petugas terlibat, harus dipecat. Dari segi biaya pemerjntah juga sudah sangat besar pengeluaran buat pandemi ini,” ungkapnya.

Pasalnya, pemalsuan tes usap PCR ini sama saja dengan tak menghargai pengorbanan para tenaga kesehatan. Termasuk para pasien covid-19 yang sudah meninggal dunia karena virus covid-19 ini.

“Selain itu masyarakat juga harus sadar bahwa tes PCR dilakukan tujuannya bukan syarat, tetapi mencegah penularan. Kalau kesadaran masyarakat kurang, maka pandemi ini sulit diatasi,” tegasnya.

Sehingga pihak berwenang seperti kepolisian harus mengejar orang-orang dibalik pemalsuan surat tes usap PCR ini. Karena telah merusak pengorbanan masyarakat yang patuh pada aturan dan protokol kesehatan.

Sebelumnya, Tim Garuda Satuan Reserse Kriminal Polres Bandara Soekarno-Hatta menangkap belasan orang yang diduga merupakan sindikat pemalsu surat hasil tes usap polymerase chain reaction (PCR).

"Sindikat pemalsuan surat kesehatan hasil swab PCR ini diungkap tim gabungan Polresta Bandara Soetta, Kementerian Perhubungan, dan TNI," kata Kasat Reskrim Polres Bandara Soekarno-Hatta Komisaris Alexander Yuriko, Minggu (17/1). (tan)

DPRD DKI Minta Polisi Usut Tuntas Sindikat Pemalsu Hasil Tes PCR

Loading...

Related Post