Puncaki Jajak Pendapat, Presiden Filipina Malah Larang Putrinya Nyapres

Puncaki  Jajak Pendapat, Presiden Filipina Malah Larang Putrinya Nyapres
Presiden Filipina Rodrigo Duteret dan putrinya Sara Duterte-Carpio. (Foto/Bloomberg)
Editor : Donald News — Jumat, 15 Januari 2021 12:13 WIB
terasjakarta.id


Jika di Indonesia banyak politik dinasti yang jabatannya diteruskan oleh suami/lstri, anak,  atau kerabat dekat lainnya, beda dengan di Filipina.

Presiden Filipina Rodrigo Duterte justru tak mau anaknya meneruskan jabatannya sebagai presien.

Duterte melarang putrinua, Sara Duterte-Carpio, untuk mencalokan diri sebagai presiden guna menggantikannya nanti. Ia mengatakan, bahwa menjadi presiden bukanlah pekerjaan wanita.

"Mereka mendorong putri saya, tetapi saya berkata, 'Anak perempuan saya tidak lari'. Saya mengatakan kepada Inday untuk tidak lari (mencalonkan diri menjadi presiden) karena saya merasa kasihan padanya bahwa dia akan memiliki pengalaman yang sama dengan saya. Ini tidak untuk wanita," tutur Duterte menyusul seruan agar putrinya menggantikannya pada 2022.
Namun,  keinginan Duterte tidak sejalan dengan kemauan para konstituen Filipina. Sara yang kini menjadi Wali Kota Davao, memimpin dalam jajak pendapat publik yang dirilis bulan lalu.

Meski begitu, Sara sendiri mengatakan dalam sebuah wawancara bahwa dia ingin namanya dihapus dari survei serupa di masa mendatang.
Filipina memiliki dua presiden wanita dalam sejarah: Corazon Aquino dan Gloria Macapagal-Arroyo.

Duterte membuat pernyataan tersebut sambil mengungkapkan rasa frustrasinya atas korupsi di pemerintahan. "Tatanan emosional seorang wanita dan pria sama sekali berbeda. Anda akan menjadi bodoh di sini. Itu cerita yang menyedihkan," tambahnya seperti dikutip dari CNN Filipina, Jumat (15/1/2021).
Duterte juga mengatakan dalam acara tersebut bahwa dia berharap penggantinya akan "kuat dan tegas" untuk menangani korupsi di pemerintahan.
Pada 2019, Duterte mengatakan dia menyesal mencalonkan diri untuk posisi tertinggi di negara itu karena masalah yang dia hadapi. (Don)

Presiden Filipina Rodrigo Duterte melarang melarang putrinya Sara Duterte-Carpio untuk mencalokan diri sebagai presiden menggantikannya nanti.

Loading...

Related Post