Dua Predator Anak di Jakarta Barat Bisa Jadi Orang Pertama yang Dikebiri Kimia

Dua Predator Anak di Jakarta Barat Bisa Jadi Orang Pertama yang Dikebiri Kimia
Dua pelaku kejahatan predator anak di Polres Jakarta Barat ini terancam dikenakan sanksi kebiri kimia (Foto: Antara)
Editor : Donald News — Kamis, 14 Januari 2021 22:51 WIB
terasjakarta.id


Dua pelaku kejahatan seksual terhadap anak atau predator anak di Jakarta Barat, A (29) dan RDP (40),  bisa jadi akan menjadi orang pertama yang menjalani proses hukum dikebiri  kimia. Hal ini mungkin terjadi apabila

sebelumnya keduanya terbukti pernah melakukan hal serupa.

Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo telah menandatangani Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 70 Tahun 2020, tentang Tata Cara Pelaksanaan Tindakan Kebiri Kimia, Pemasangan Alat Pendeteksi Elektronik, Rehabilitasi, dan Pengumuman Identitas Pelaku Kekerasan Seksual terhadap Anak, untuk membuat jera pelaku.
Penerapan hukuk dikebiri kimia terhadap kedua pelaku disampaikan oleh
pihak Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A)  Mereka berharap adanya hukuman kebiri kimia yang telah disahkanitu  siap dilaksanakan untuk para pelaku kejahatan seksual pada anak.

Advokat UPT P2TP2A DKI Jakarta Novia Hendriyanti dikutip dari Antara meminta Polres Metro Jakarta Barat dapat mendalami perbuatan dan dampak yang ditimbulkan pelaku, sehingga memperberat hukuman.

“Mungkin Kapolres bisa cek, karena itu berlaku bagi residivis apakah kedua tersangka pernah melakukan pelanggaran Pasal 81 dan 82. Kalau ada catatan itu bisa, tapi harus ada syarat lain misal korban lebih dari satu, ada gangguan reproduksi, artinya panjang jalannya,” kata Novia.
Menanggapi usukan ini Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Ady Wibowo mengatakan, penerapan hukum itu bukan di ranah kepolisian tetapi di pengadilan “Terkait persetubuhan atau pencabulan anak di bawah umur sudah berlaku PP nomor 70 tahun 2020, namun kini bukan pada ranah kepolisian melainkan pengadilan,” ujar Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Ady Wibowo di Jakarta, Kamis siang.


Sebelumnya, Polres Metro Jakarta Barat mengumumkan telah meringkus seorang pria berinisial RDP (40) yang tega melakukan kekerasan seksual berulang kali terhadap anak tirinya yang masih berusia 11 tahun.

Selain itu, seorang pria berinisial A (29) pelaku rudapaksa terhadap anak keterbelakangan mental berinisial NF (15) di kawasan Palmerah juga diringkus polisi.

Pasal yang dikenakan terhadap pelaku yakni Pasal 81 atau dan pasal 82 UU RI Nomor 17 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak. (don)

 




Dua predator anak di Jakarta Barat A (29) dan RDP (40) terancam dikenakan sanksi kebiri kimi berdasarkan Peraturan Pemerintah yang baru saja disahkan Presiden Joko Widodo.

Loading...

Related Post