Sebarkan Hoax Soal Parodi Indonesia Raya, Selebgram Ini Dilaporkan ke Polda Metro Jaya

Sebarkan Hoax Soal Parodi Indonesia Raya, Selebgram Ini Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
ist
Editor : Potan News — Kamis, 14 Januari 2021 11:24 WIB
terasjakarta.id

Diduga menyebar hoax terkait orang Malaysia memparodikan lagu 'Indonesia Raya', Selebgram Lutfi Agizal dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Rabu (13/1/2021) kemarin.

Tindakan Lutfi Agizal yang menuduh orang Malaysia sebagai pembuat parodi Indonesia Raya, dinilai dapat memperburuk hubungan Indonesia-Malaysia.

Laporan polisi ini dibuat oleh Imigram Indonesia di Malaysia pada Rabu (13/1/2021) kemarin. Laporan diterima oleh Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya dengan nomor LP/212/1/YAN.2.5/2021/SPKT PMJ.

Sementara itu, Ketua Imigran Indonesia di Malaysia Abdul Rachman, mengaku kecewa atas tindakan Lutfi terkait tuduhan pelaku pembuat parodi lagu Indonesia Raya.

Sebagai aktivis imigran, dia merasa upayanya 20 tahun membangun hubungan baik warga Indonesia dengan Malaysia jadi sia-sia.

"Bagi saya, terus terang, sebagai aktivis imigran Indonesia yang ada di Malaysia, kami sangat merasa kecewa sekali. Kenapa begitu? Selama 20 tahun saya mencoba membangun dari masa ke masa, untuk keutuhan dua negara ini agar terus mereka terjaga terjalin," ujar Abdul.

Sementara Dharma Putra yang merupakan pelaporan mengungkapkan hal yang sama. Dia menilai tindakan Lutfi Agizal sangat merugikan hubungan Malaysia-Indonesia.

"Saya sangat kecewa, ya kecewa luar biasa. Karena ini kita negara serumpun. Dengan hal seperti ini, menurut saya, itu sangat merugikan. Dari berbagai aspek ya," ujar Dharma.

Lutfi Agizal dilaporkan dengan pasal ujaran kebencian dan/atau SARA melalui media elektronik dengan Pasal 28 ayat 1 UU ITE dengan ancaman hukuman 6 tahun dan pidana denda Rp 1 miliar.

"Ya ini melanggar Pasal 28 ayat 1 juga Pasal 45 ayat 1 Undang-Undang ITE dan ada juga Pasal 14 ayat 1 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana. Pasal itu seperti dulu pernah ramai juga yang dijeratkan pada Ratna Sarumpaet, yang ancaman pidananya itu adalah 10 tahun. Seperti itu. Tapi kalau yang di Undang-Undang ITE, ancaman pidana 6 tahun dengan denda Rp 1 miliar," timpal Fayyadh.

Kasus tersebut selanjutnya akan ditangani oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya. (adt)

Sebarkan Hoax Soal Parodi Indonesia Raya Selebgram Dilaporkan ke Polda Metro Jaya

Loading...

Related Post