Komjen Listyo Sigit Prabowo dan Deretan Kasus Besar yang Ditanganinya

Komjen Listyo Sigit Prabowo dan Deretan Kasus Besar yang Ditanganinya
Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo (detik.com)
Editor : Donald News — Rabu, 13 Januari 2021 13:44 WIB
terasjakarta.id


Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara resmi sudah mengajukan nama Komisaris Jenderal Listyo Sigit Prabowo  menjadi calon Kapolri menggantikan Jenderal Polisi Idham Azis yang akan memasuki masa pensiun pada 1 Februari 2021 nanti.

Sosok Listyo Sigit memang memilki perjalanan kariier yang mumpuni di kepolisian. Lulusana Akpol 1991 ini juga  menangani sejumlah kasus besar. Berikut deretan kasus yang pernaha ditangani Listyo Sigit.

Nama Sigit mulai dikenal ketika ia menangani kasus bom  yang mengguncang Solo pada September 2011, yakni bom bunuh diri di halaman Gereja Bethel Injil Sepenuh, Kepunton. Bom itu meledak hanya berselang lima bulan setelah Sigit dilantik menjadi Kapolres Solo.

Peristiwa bom itu cukup memukul Jokowi yang saat itu masih menjadi Walikota Solo. Pasalnya,  tiga hari kemudian, Solo mesti menjadi tuan rumah Asian Parliamentary Assembly atau Majelis Parlemen Asia. Pada saat yang sama, Jokowi sedang gencar mempromosikan Solo sebagai destinasi wisata.

Sigit lalu meyakinkan bahwa Solo aman. Dia lalu bergerak mengamankan acara internasional itu dengan memulihkan kepercayaan wisatawan, juga pendatang. Berkat kerja keras Listyo Sigit acara itu sukses  dan aman.

Selama menjabat Kepala Bareskrim Polri banyak kasus besar yang berhasil dibongkar bersama anak buahnya. Kasus yang menonjol adalah penangkapan buronan kasus korupsi pengalihan hak tagih atau cessie Bank Bali, Joko Soegiarto Tjandra alias Djoko Tjandra di Malaysia


Penangkapan Djoko Tjandra dipimpin langsung oleh Sigit sekaligus membuka tabir sejumlah pihak yang terlibat. Dari lima tersangka dua diantaranya anggota polisi yakni Brigen Pol Prasedjo Utomo dan Irjen Pol Napoleon Bonarparte.

Kasus menonjol lainnya adalah kebakaran Gedung Kejaksaan Agung (Kejagung). Penyidik Bareskrim telah menetapkan 8 orang sebagai tersangka.

Mereka adalah tukang di Kejaksaan Agung berinisial, T, H, S, dan K. Pekerja lain yang mengerjakan wallpaper berinisial IS, mandor berinisial UAM, vendor maupun PT ARM inisial R dan PPK inisial NH.

Kasus besar lainnya yang dibongkar jajaran Bareskrim adalah mengungkap narkoba jenis sabu sebanyak 1,2 ton, 35.000 butir pil ekstasi dan 410 Kg ganja selama kurun waktu Mei-Juni 22020.

Barang bukti tersebut disita dari jaringan Iran-Timur Tengah yang ditangkap di 2 lokasi berbeda yakni di Serang, Banten dan Sukabumi, Jawa Barat. Dari hasil penangkapan tersebut, Tim Satgas Merah Putih berhasil mengamankan 7 orang tersangka.

Kasus lain yang menjadi perhatian publik adalah membantu menangkap Maria Pauline Lumowa, tersangka pembobolan BNI 46 senilai Rp 1,7 triliun. Penangkapan ini dipimpin langsung oleh Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly.

Dalam beberapa kesempatan Sigit menegaskan, penuntasan berbagai kasus merupakan bentuk komitmen, transparansi di tubuh Polri. Terutama kasus Djoko Tjandra yang melibatkan 2 anggota polisi berpangkat jenderal.
 "Bareskrim Polri terus melakukan pembenahan internal untuk lebih profesional dan produktif dalam penanganan penegakan hukum di Indonesia," kata Sigit beberapa waktu lalu. (don)

 

Sosok Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo sudah ditunjuk Presiden Jokowi menjadi calon Kapolri menggantikan Jenderal Polisi Idham Azis. Berikut deretan kasus besar yang pernah ditangani jenderal polisi berbintang tiga ini

Loading...

Related Post