Advertisement

Gubernur dan Wagub DKI Bukan yang Utama Penerima Vaksin, ini Alasannya

Gubernur dan Wagub DKI Bukan yang Utama Penerima Vaksin, ini Alasannya
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Ahmad Riza Patria
Editor : Potan Balaikota — Rabu, 13 Januari 2021 12:10 WIB
terasjakarta.id

Proses vaksinasi Corona di Jakarta akan dimulai pada Jumat (15/1) mendatang. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria dipastikan tidak akan menjadi sasaran vaksinasi Corona kelompok pertama. 

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti mengatakan, hal itu karena keduanya pernah terkonfirmasi positif COVID-19. 
"Untuk di Jakarta, beliau (Anies-Riza) karena penyintas bukan jadi sasaran vaksinasi saat ini," ujar Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti saat dihubungi wartawan, Rabu (13/1/2021).
Widyastuti menjelaskan, untuk menjadi penerima vaksin, harus mengisi formulir. Dalam formulir itu ada 16 pertanyaan.
"Jadi ada 16 pertanyaan yang masuk dalam standar bagi sasaran-saran tadi, salah satu pertanyaan tadi, 'Apakah pernah menderita COVID terkonfirmasi positif?'. Begitu 'ya', itu langsung tidak masuk dalam kriteria sasaran," ucapnya.
Lebih lanjut, Widyastuti mengatakan sasaran utama vaksinasi Corona saat ini diberikan kepada tenaga kesehatan. Menurutnya, saat ini DKI sudah menerima vaksin sebanyak 120.040 dosis.
"Jadi untuk saat ini yang utama kan untuk tenaga kesehatan," katanya.
Sebelumnya, juru bicara Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito mengatakan bagi orang yang pernah terpapar COVID-19 untuk tidak divaksinasi terlebih dahulu.
"Untuk orang yang sudah terpapar COVID-19, untuk sementara tidak divaksin dulu," ujar dalam video di kanal YouTube Setpres, Selasa (12/1/2021). Wiku menjawab pertanyaan wartawan soal apakah menteri dan kepala daerah yang pernah terpapar COVID-19 tetap diberi vaksin Sinovac atau tidak. (tan)






Gubernur dan Wagub DKI Bukan yang Utama Penerima Vaksin ini Alasannya

Loading...

Related Post