Presiden Jokowi Setuju Pelarangan Masuk WNA Diperpanjang 14 Hari

Presiden Jokowi Setuju Pelarangan Masuk WNA Diperpanjang 14 Hari
Airlangga Hartarto. (Ist)
Editor : Donald Berita Anda — Senin, 11 Januari 2021 13:55 WIB
terasjakarta.id


Bertepatan dengan pemberlakuan Pembatasan Ssosial Berskala Besar, Senin (11/1/2021) hingga 25 Januari, pemerintah juga memutuskan memperpanjang pelarangan masuk  warga negara asing (WNA) hingga 14 hari kedepan.

Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menyetujui perpanjangan waktu pelarangan warga negara asing (WNA) masuk ke Indonesia.

Seperti diketahui, sebelumnya pemerintah telah membuat kebijakan melarang WNA masuk Indonesia untuk menekan penularan virus Corona (Covid-19).

“Tadi Bapak Presiden menyetujui untuk pelarangan WNA masuk ke Indonesia diperpanjang,” katanya seusai rapat terbatas bersama Presiden Jokowi, Senin (11/1/2021).
Sebelumnya, pelarangan WNA masuk Indonesia sejak 1 hingga 14 Januari 2021. Oleh karena itu, pelarangan akan diperpanjang lagi selama 14 hari ke depan. “Jadi sekarang 1 sampai 14 Januari diperpanjang 2x7 hari. Sehingga tentu 14 hari lagi diberlakukan,” ungkapnya

Erlangga mengatakan, kebijakan ini demi mengendalikan penyebaran virus corona dan mencegah masuknya varian baru virus corona, Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pelarangan masuknya warga negara asing (WNA) ke Indonesia selama 14 hari ke depan..

Meskipun demikian, penutupan sementara akses masuk bagi WNA ke Indonesia dikecualikan bagi kunjungan resmi pejabat setingkat menteri ke atas dengan penerapan protokol kesehatan yang sangat ketat.

Lebih lanjut, Airlangga mengatakan untuk mengendalikan penularan Covid-19, pemerintah telah menerapkan kebijakan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Jawa dan Bali yang berlaku mulai hari ini 11 Januari 2021 hingga 25 Januari 2021.

Airlangga menyatakan kebijakan itu perlu dilakukan karena kasus penularan Covid-19 di Indonesia terus mengalami peningkatan. Bahkan, penambahan kasus Covid-19 harian saat ini telah menembus angka 10.000 kasus.

"Kita monitor kasus Covid-19 secara akumulatif sudah 828.026 orang dengan tingkat kesembuhan 82,3 persen dan tingkat kematian atau CFR 2,93 persen dan positivity rate 12,73 persen, sedangkan kasus aktif 14,84 persen," ujar Airlangga.

Menurut dia, peningkatan kasus Covid-19 ini terjadi setelah adanya libur panjang pada akhir Oktober tahun lalu sampai dengan pascalibur Natal dan tahun baru 2021.

"Tentu kita melihat bahwa kasus yang terkait kenaikan ini penting untuk diadakan kedisiplinan di masyarakat dan pemerintah akan terus mendorong operasi yustisi. Pemerintah juga menerapkan pembatasan kegiatan masyarakat antara 11-25 Januari," paparnya. don

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyetujui pelarangan masuk warga negara asing (WNA) ke Indonesia diperpanjang selama 14 hari setelah pelarangan pertama pada 1-14 Januari 2021

Loading...

Related Post