Advertisement

Keluarga Korban Sriwijaya Air Minta Netizen Tak Sebar Gambar Para Korban di Dunia Maya

Keluarga Korban Sriwijaya Air Minta Netizen Tak Sebar Gambar Para Korban di Dunia Maya
Suasana di Crisis Center Sriwijaya Air di Terminal 2D Bandara Soetta, Tangerang, Banten. (CCNN Indonesia.com)
Editor : Donald Berita Anda — Minggu, 10 Januari 2021 12:33 WIB
terasjakarta.id


 

Keluarga korban pesawat Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ 182 tujuan Jakarta-Pontianak yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu, Jakarta Utara, Sabtu (9/12021), saat ini  sedang dilanda duka mendalam. Mereka meminta netizen tidak menyebarkan gambar-gambar potongan pesawat nahas itu di media sosial.

Sejumlah keluarga mengekaui, musibah ini  adalah pukukan berat buat mereka pada hal situasi saat ini sedang dilanda wabah virus corona. Namun, apapun itu yang namanya musibah adalah kehendakk Tuhan.

Menurut Nania adik kandung salah satu korban pesawat Sriwijaya Air  bernama Rahmania, mengakui bahwa keluarganya sangat terpukul. Menyusul kejadian ini, dia langsung terbang dari Bali ke Jakarta pada Minggu (10/1/2021) mewakili keluarga untuk mengurus segala sesuatu yang menyangkut kakaknuya.

“Kakak  kandung saya yang bernama Rahmania ada dalam pesawat itu. Saya datang mewakili keluarga untuk mengurus segala sesuatu yang dibutuhkan untuk penyelidikan dengan membawa beberapa dokumen yang dibutuhkan. Ini saya langsung terbang dari Bali, karena kemarin keluarga yang mengurus di sini diminta untuk menghadirkan keluarga kandungnya," ungkap Nania saat berbincang dengan sejumlah media, di Crisis Center Terminal 2D Bandara Soetta, Tangerang, Banten.

Ia mengakui,  keluarga merasakan kesedihan yang mendalam akibat kecelakaan pesawat ini. Namun, Nania mengakui  dirinya amat terbantu dengan adanya Crisis Center yang ada di Bandara..

"Saya dibantu petugas untuk memberitahukan ciri-ciri fisik. Data-data, sekarang disuruh tunggu. Harapan semoga diperlancar prosesnya. Petugas dan tim terkait diberi kelancaran dan mohon doanya juga dari seluruh masyarakat Indonesia. Saya meminta masyarakat kalau bisa tidak asal menyebarkan foto korban di medsos," lanjutnya.

Menurut Nania, dia dan keluarga korban lainnyaa berharap masyarakat tidak mudah mempercayai informasi yang banyak beredar di masyarakat. Dirinya juga berharap masyarakat untuk tidak menyebarkan foto-foto atau video yang tidak semestinya, lantaran ini membuat mereka makin trauma dan ketakutan.

"Kami  minta masyarakat tidak menyebarkan foto-foto atau video-video yang tidak semestinya terkait kecelakaan ini. Karena dengan hal itu makin membuat kami ketakutan dan pesimis. Karena kami dari keluarga tetap berharap yang terbaik dan minta pemerintah untuk memperhatikan keluarga kami dan kami juga berharap pihak Sriwijaya memfasilitasi keluarga untuk mendapatkan kejelasan informasi tentang kecelakaan ini," tandasnya. (don)

 

Keluarga korban pesawat Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ 182 tujuan Jakarta-Pontianak yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu Jakarta Utara Sabtu (9/1/2021) saat ini sedang dilanda duka mendalam. Mereka meminta netizen tidak menyebarkan ga

Loading...

Related Post