Dendamnya Kim Jong Un, Tak Peduli Siapa Presiden AS, Amerika Tetap Musuh Terbesar

Dendamnya Kim Jong Un, Tak Peduli Siapa Presiden AS,  Amerika Tetap Musuh Terbesar
Presiden Korea Utara Kim Jong Un (Foto AP)
Editor : Donald Berita Anda — Sabtu, 9 Januari 2021 12:23 WIB
terasjakarta.id


Joe Biden telah disahkan oleh senat Amerika untuk menjadi Presiden Amerika Serikat (AS)  menggantikan a Donald Trump.  Joe Biden akan dilantik pada 20 Januari mendatang. Namun, meski sudah berganti Presiden, Pemimpin Korea terbesarnya.Utara Kim Jong Un tetap menganggap AS sebagai musuh terbesarnya.

 Menurut  Kim Jong Un, dia  tak peduli siapa pun yang memimpin Amerika, sebab perilaku Negeri Paman Sam terhadap Korea Utara dianggap selalu sama.

Oleh karena itu, Kim Jong Un dalam kongres partai di Pyongyang mengatakan jika Korea Utara berkomitmen untuk terus berupaya menundukkan Amerika Serikat.

Sikap Kim Jong Un yang ngotot tak ingin mencabut kebijakan bermusuhan dengan Amerika Serikat itu didasari oleh pandangan bahwa AS kerap menghambat perkembangan inovasi Korea Utara.

"Kegiatan politik luar negeri kami harus difokuskan dan diarahkan kembali untuk menundukkan ASmusuh terbesar kami dan hambatan utama bagi perkembangan inovatif kami," kata Kim Jong Un, berbicara di kongres partai di Pyongyang.

"Tak masalah siapa yang berkuasa di AS, watak sejati AS dan kebijakan fundamentalnya terhadap Korea Utara tidak pernah berubah," kata Kim Jong Un.

Kim Jong Un pun bersumpah untuk memperluas hubungan dengan pasukan anti imperialis, independen dan menyerukan perluasan kemampuan nuklir.

Akan tetapi, belum ada komentar langsung dari Departemen Luar Negeri AS. Bahkan seorang juru bicara kampanye Biden menolak berkomentar.

Kim Jong Un melakukan tiga pertemuan yang belum pernah terjadi sebelumnya dengan Presiden AS Donald Trump dan keduanya berkorespondensi dalam serangkaian surat.

Akan tapi, upaya itu gagal mengarah pada kesepakatan denuklirisasi atau perubahan resmi dalam hubungan kedua negara.

Biden mengatakan pada Oktober bahwa dia hanya akan bertemu Kim Jong Un dengan syarat bahwa Korea Utara akan setuju untuk menurunkan kapasitas nuklirnya.

 

 

 

 

Joe Biden telah disahkan oleh senat Amerika untuk menjadi Presiden Amerika Serikat (AS) menggantikan a Donald Trump. Joe Biden akan dilantik pada 20 Januari mendatang. Namun meski sudah berganti Presiden Pemimpin Korea terbesarnya.Utara

Loading...

Related Post