SBY Sebut Utang Indonesia Sangat Tinggi dan Membebani APBN

SBY Sebut Utang Indonesia Sangat Tinggi dan Membebani APBN
Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)/ist
Editor : Potan News — Jumat, 8 Januari 2021 15:24 WIB
terasjakarta.id

Pembiayaan utang negara yang mencapai 40 persen dari total belanja negara, mendapat sorotan dari Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). 

Dalam tulisannya pada Akun facebook pribadinya pada Jumat (8/1/2021) SBY mempertanyakan tantangan utama yang bakal dihadapi oleh pemerintah adalah bagaimana fiskal dan APBN bisa dikelola dengan baik. Termasuk utang Indonesia dapat dikontrol secara ketat dan serius.

“Utang yang ada menurut saya sudah sangat tinggi dan karenanya tidak aman. Persoalannya bukan hanya meningkatnya rasio utang terhadap PDB Indonesia, tetapi yang berat adalah utang yang besar itu sangat membebani APBN kita. Membatasi ruang gerak ekonomi kita,” tulis SBY.

SBY menganggap, ekonomi Indonesia akan berat, jika misalnya 40 persen lebih belanja negara harus dikeluarkan untuk membayar cicilan dan bunga utang.

Dampaknya, berapa banyak yang tersedia untuk belanja pegawai dan belanja rutin, dan kemudian berapa yang tersisa untuk belanja modal dan membiayai pembangunan.

Oleh sebab itu, ia mengingatkan jangan hanya berlindung pada persentase debt-to-GDP ratio yang dianggap masih aman dan diperbolehkan undang-undang.

“Bukan di situ persoalannya. Persoalannya terletak pada kemampuan pemerintah untuk membayar utang itu (capability to pay) yang dirasakan sudah sangat mencekik,” tuturnya.

Menurut dia, permasalahan utang yang sangat serius ini secara bertahap dapat diatasi. Cara yang paling sederhana adalah kurangi defisit anggaran. Jika tahu penerimaan negara jauh berkurang, karena pemasukan dari pajak juga terjun bebas. “Ya kendalikan pembelanjaan negara.”

Dia juga menyarankan pemerintah untuk berdisiplin dan berani menunda proyek dan pengadaan strategis yang masih bisa ditunda.

“Jangan karena Perppu (kemudian menjadi undang-undang) yang memberikan extra power kepada pemerintah, termasuk tak dibatasinya angka defisit anggaran, lantas tak pandai menentukan berapa besar defisit yang aman dalam APBN,” tukasnya.(tan)



SBY Utang Indonesia Sangat Tinggi Membebani APBN

Loading...

Related Post