Situasi di Washington DC Masih Tak Menentu, KBRI Minta WNI Tanang dan Taati Aturan Keamanan

Situasi di Washington DC Masih Tak Menentu, KBRI Minta WNI Tanang dan Taati Aturan Keamanan
Seorang pendukung Presiden Donald Trump tampak masih seliweran di depan Gedung Capitol, Washintong DC, Amerika Serikat.(afdal)
Editor : Donald Berita Anda — Jumat, 8 Januari 2021 09:04 WIB
terasjakarta.id


Situasi di Washington DC, Ameriksa Serikat, masih belum menentu. Meski pemerintah setempat sudah memberlakukan jam malam tetapi sejumlah pendukung Donald Trump baik secara sendiri-sendiri maupun berkelompok masih melakukan aksi penolakan di beberapa sudut kota.

Terkait situasi ini, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di AS sudah memperingati masyarakat Indonesia  yang ada di negeri Paman Sam itu untuk tetap tenang dan mentaati  semua ketentuan yang sudah ditetapkan oleh otoritas keamanan setempat.

Koresponden Poskota di Washington DC, Muhammad Afdal, melaporkan, KKBR melalui konsulernya sudah melakukan broadcast  melalui Whats-Up Grup yang ada di  komunitas Indo seperti komunitas s agama, komunutas  budaya, atau kelompok kelompok masyarakat semua diperingatkan untuk   mengikuti aturan  pemerintah lokal agar terhindar  dari hal-hal yang tidak diinginkan.

“ Sebab pendukung Trum satu dua orang masih berada di jalan jalan melakukan protes.  Untuk mengantisipasinya,  KBRI memberikan peringatan untuk mentaati peraturan pemerintah lokal dan menghindari  tempat tempat  kerumunan  PendukungTrump.

Afdal menjelaskan, kerusuhan yang terjadi di depan gedung Capitol, Washington DC, membuat warga Amerika Serikat malu. Mereka meminta pelaku kerusuhan ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku. 

Menurut mereka,  Amerika Serikat yang dikenal sebagai negara demokrasi terbesar telah memberikan contoh buruk kepada dunia. Padahal Amerika Serikat selama ini dikenal negara paling demokratis di dunia. 

Karenanya warga pun meminta aparat bertindak tegas terhadap perusuh dengan mengganjar hukum yang berlaku. 

Seperti diberitakan, kerusuhan pecah di depan gedung Capitol saat parlemen negara tersebut akan mengesahkan Joe Biden sebagai presiden Amerika Serikat setelah dinyatakan menang dalam pemilihan presiden beberapa waktu lalu. 

Para pengunjuk rasa yang merupakan pendukung presiden petahana Donald Trump merangsek masuk gedung parlemen tersebut. 

Empat orang pengunjuk rasa dikabarkan tewas dalam aksi demo yang berujung kerusuhan itu. (don)

 

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di AS sudah memperingati masyarakat Indonesia yang ada di negeri Paman Sam itu untuk tetap tenang dan mentaati semua ketentuan yang sudah ditetapkan oleh otoritas keamanan setempat.

Loading...

Related Post