Washington DC Mencekam, Pemerintah AS Berlakukan Jam Malam

Washington DC Mencekam,  Pemerintah AS Berlakukan Jam Malam
Situasi di depan Gedung Capitol pasca kerusuhan, Kamis (7/1/2021) pagi waktu Amerika Serikat. (afdal)
Editor : Donald Berita Anda — Jumat, 8 Januari 2021 08:42 WIB
terasjakarta.id

Situasi di Washington DC, Amerika Serikat , Jumat (8/20/21) pagi  dikabarkan masih mencekam setelah pendukung Presiden Donald Trump menyerang Gedung Capitol  tempat senat Ameika Serikat melakukan rapat untuk mengesahkan  Joe Beiden sebagai Presiden terpilih dalam Pilpres AS  beberapa waktu lalu.

Koresponden Poskota di  Washingtin DC Muhammad Afdal melaporkan, area sekitar Gedung Capitol dan Gedung Putih dan area sekitar enam blok dari kawasan itu ditutup dan tidak boleh ada kendaraan yang masuk dan hanya bisa diakses dengan kereta bawah tanah. Masyarakat yang berangkat kerja hanya boleh mengenakan kereta.  “Situasi sekarang sangat panas.  Begitu ada penyerabgan di Capitol, semua warga yang berada di sekitar  Washington  DC dan kawasan yang melingkupi  mendapat peringatan langsung  ke  handphone bahwa diberlakukan jam malam semua harus pulang tidak  boleh berkeliaran dan polisi sudah berpatroli dan berusaha  menetralaisir situasi. “Jalanan sepi, karena  petugas melakukan patrol di mana-mana, Kondisi cukup panas,”ujar Afdal’.

Seperti diberitakan, kerusuhan pecah di depan gedung Capitol saat parlemen negara tersebut akan mengesahkan Joe Biden sebagai presiden Amerika Serikat setelah dinyatakan menang dalam pemilihan presiden beberapa waktu lalu. 

Para pengunjuk rasa yang merupakan pendukung presiden petahana Donald Trump merangsek masuk gedung parlemen tersebut. 

Empat orang pengunjuk rasa dikabarkan tewas dalam aksi demo yang berujung kerusuhan itu, (don)

Situasi di Washington DC Amerika Serikat Jumat (8/20/21) dikabarkan masih mencekam. Pemerintah Amerika Serikat memberlakukan jam malam.

Loading...

Related Post