Gara-gara Cuitan Bernada Menghasut, Akun Twitter Presiden AS Donald Trump Diblokir

Gara-gara Cuitan Bernada Menghasut, Akun Twitter Presiden AS Donald  Trump Diblokir
Presiden Amerika Serikat Donald Trump (Foto AP)
Editor : Donald Berita Anda — Kamis, 7 Januari 2021 12:07 WIB
terasjakarta.id


Tindakan tegas dilakukan oleh pengelola layanan Twitter terhadap mantan orang nomor satu di Amerika Serikat, Donald Trump. Akun Trump diblokir  oleh Twitter menyusul cuitan ke pendukung yang menyerang Capitol AS. Dalam serangkaian cuitan, dia memberi tahu para pengunjuk rasa "Aku mencintaimu" sebelum menyuruh mereka pulang. Dia juga mengulangi klaim palsu tentang kecurangan pemilu.

Pada Rabu 6/1/2021) pendukung Trump  menduduki Gedung Capitol yang menjadi Kantor Kongres Amerika. Padahal saat itu kongres hendak mengesahkan presiden terpilih Amerika Joe Biden.


Twitter mengatakan diperlukan penghapusan tiga cuitan karena pelanggaran berat terhadap kebijakan Integritas Civic perusahaan. Perusahaan mengatakan akun presiden akan tetap dikunci untuk selamanya jika cuitan tidak dihapus.

"Pelanggaran Peraturan Twitter di masa mendatang akan mengakibatkan penangguhan permanen akun @realDonaldTrump," kata Twitter selanjutnya dilansir BBC, Kamis (7/1).

Ini berarti hari-hari Donald Trump di Twitter bisa dihitung. Presiden ini dikenal tidak terlalu memperhatikan pedoman komunitas Twitter. Sementara Facebook dan Youtube juga menghapus pesan videonya kepada pengunjuk rasa.

"Kami menghapusnya karena kami yakin hal itu berkontribusi daripada mengurangi risiko kekerasan yang sedang berlangsung." ujar Facebook.

Para pendukungnya menyerbu kursi pemerintah AS dan bentrok dengan polisi. Kekerasan itu menghentikan debat kongres atas kemenangan pemilihan Demokrat Joe Biden. (don

Dilansir Reuters dan CNN, Kamis (7/1/2021), para pendukung Trump yang awalnya berunjuk rasa di luar Gedung Capitol AS itu tiba-tiba menerobos masuk ke dalam dan memicu kekacauan serta melakukan aksi perusakan seperti memecahkan kaca jendela, menduduki kantor dan ruangan di dalamnya.

Massa mendobrak pintu Gedung Capitol sembari meneriakkan stop the steal atau hentikan pencurian suara dengan maksud dan tujuan pada suara Trump yang mereka tuding dicuri.

Saat itu, Kongres AS tengah menggelar sidang gabungan untuk mengesahkan kemenangan Biden dalam pilpres AS 2020 terpaksa dievakuasi ke lokasi aman. Bahkan Wakil Presiden AS, Mike Pence, yang memimpin jalannya sidang sebagai Presiden Senat AS, juga ikut dievakuasi ke tempat aman. Para pendukung Trump itumenggulingkan barikade yang dipasang dan bentrok dengan polisi yang berjaga di lokasi. (don)

Tindakan tegas dilakukan oleh pengelola layanan Twitter terhadap mantan orang nomor satu di Amerika Serikat Donald Trump. Trump diblokir oleh Twitter menyusul cuitan ke pendukung yang menyerang Capitol AS.

Loading...

Related Post