Besok Baasyir Pulang ke Rumah, Keluarga Tak Mau Ramai-ramai, Ingin Tenang, Polisi Siap Kawal

 Besok Baasyir Pulang ke Rumah, Keluarga Tak Mau Ramai-ramai, Ingin Tenang, Polisi Siap Kawal
Ustaz Abu Bakar Baasyir (Merdeka.com)
Editor : Donald Berita Anda — Rabu, 6 Januari 2021 13:02 WIB
terasjakarta.id


Terpindana kasus terorisme Abu Bakar Baasyir akan menjalani bebas murni, Jumat (8/1/2021). Baasyir akan pulang dari penjara Gunung Sindur, Bogor, menuju rumahnya di Ngruki, Solo, Jawa Tengah.

Terkait kepulangan Baasyir ini,pihak keluarga tak ingin ramai-ramai dan adanya penjemputan yang melibatkan simpatisan. Untuk itu, mereka akan membatasi orang-orang yang akan menjeput pimpinan Pondok Pesantren Ngruki, Solo itu.

 “Keluarga tetap ke sana, tetapi tidak mengajak massa, kalau nanti ada yg ke sana dalam jumlah besar itu di luar koordinasi keluarga,” kata anak Abu Bakar Ba’asyir, Abdul Rahim Ba’asyir dikonfirmasi, Selasa (5/1).

Abdul Rahim  menjelaskan, selain keluarga tidak menginginkan adanya banyak massa. Karena hal ini juga untuk menghindari terjadinya kerumunan di tengah pandemi Covid-19, juga menginginkan ketenangan mengingat kondisi Baasyir yang sudah uzur,

Kalau keluarga ada yang mau ke sana tidak perlu. Pasti pihak lapas akan keberatan kalau terjadi kumpul banyak orang,” pungkasnya.

Sebelumnya, Ditjen PAS menyatakan terpidana kasus terorisme Abu Bakar Ba’asyir bakal menghirup bebas pada Jumat, 8 Januari 2021 mendatang.

“Bahwa yang bersangkutan akan dibebaskan pada 8 Januari 2020 sesuai dengan tanggal ekspirasi atau berakhirnya masa pidana,” kata Kepala Bagian Humas dan Protokol Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Rika Aprianti dalam keterangannya, Senin (4/1).

Abu Bakar Ba’asyir merupakan narapidana yang menjalani masa pidana di Lapas Khusus Kelas IIA Gunung Sindur atas tindak pidana terorisme atau melanggar Pasal 15 jo. 7 Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2003. Dia divonis pidana penjara selama 15 tahun.

Ba’asyir merupakan pendiri Jemaah Islamiyah dan pernah terkait berbagai aksi terorisme di Indonesia, salah satunya terlibat bom bali dan bom Hotel JW Marriot pada 2004.

Sementara itu, Polda Jabar, Polres Bogor, dan Mabes Polri, menyiapkan pengamanan tertutup dan terbuka di Lapas Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, saat pembebasan ustaz Abu Bakar Baasyir

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Erdi A Chaniago mengatakan, ustaz Abu Bakar Ba'asyir merupakan tokoh yang dikenal masyarakat. Ba'asyir merupakan pimpinan Majelis Mujahidin Indonesia (MMI).
Pengamanan dilakukan untuk mencegah terjadi gangguan dan kerumunan massa. Karena itu, kata Kabid Humas, pembebasan Abu Bakar Ba'asyir pada Jumat (8/1/2021) menjadi perhatian kepolisian.

"Karena yang bersangkutan (ustaz Abu Bakar Ba'asyir) sudah dikenal masyarakat, tentu akan menjadi perhatian (kepolisian). Polri akan melakukan pengamanan proses pembebasan Abu Bakar Ba'asyir," katanya di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Rabu (6/1/2021).

Kombes Pol Erdi mengemukakan, rencana pengamanan pembebasan ustaz Abu Bakar Ba'asyir tengah disusun. Polri akan melakukan pengamanan, baik terbuka maupun tertutup. (don)

Terpindana kasus terorisme Abu Bakar Baasyir akan menjalani bebas murni Jumat (8/1/2021). Baasyir akan pulang dari penjara Gunung Sindur Bogor menuju rumahnya di Ngruki Solo Jawa Tengah. Pihak keluarga tak ingin ada penjemputan yang melibatkan massa

Loading...

Related Post