Advertisement

Pemprov DKI Tambah Tiga RS Rujukan Covid-19

Pemprov DKI Tambah Tiga RS Rujukan Covid-19
Rumah sakit Antam Medika Jakarta Timur, salah satu RS rujukan covid-19 (ist)
Editor : Potan Balaikota — Rabu, 6 Januari 2021 11:33 WIB
terasjakarta.id

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menambah tiga rumah sakit rujukan penanganan Covid-19 di Jakarta. Sehingga saat ini total keseluruhan mencapai 101 dari sebelumnya 98 rumah sakit se-Jakarta.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan, penambahan RS rujukan tersebut merupakan upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan sejumlah fasilitas penanganan wabah virus corona.

“Jakarta memang menyediakan banyak fasilitas, warga tidak perlu khawatir kita akan terus menambah fasilitas rumah sakit,” kata Riza di Balai Kota.

Tiga rumah sakit tambahan itu di antaranya RS Ukrida, Jakarta Barat; RS Antam Medika, Jakarta Timur; dan RS Harapan Jayakarta, Jakarta Timur.

Riza pun memastikan, penambahan tiga RS rujukan turut menambah kapasitas tempat tidur isolasi, ruang ICU, obat-obatan, dan vitamin bagi pasien positif Covid-19.

Namun demikian, politikus Partai Gerindra itu juga turut meminta sejumlah rumah sakit umum di Jakarta untuk beralih fungsi menjadi rumah sakit rujukan Covid-19.

Di sisi lain, Riza mengatakan telah meminta 2.676 tenaga kesehatan baru kepada Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk membantu penanggulangan pandemi virus corona di Jakarta.

Data terakhir per 3 Januari 2021, keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) rumah sakit rujukan Covid-19 di Jakarta sudah mencapai 87 persen. Artinya, dari 7.379 tempat tidur yang tersedia, sebanyak 6.385 tempat tidur ruang isolasi RS di Jakarta sudah terisi.

Kemudian, dari jumlah tempat tidur ICU sebanyak 960 unit di Jakarta, sudah terisi 762 unit. Dengan demikian, 79 persen tempat tidur ICU untuk pasien Covid-19 dengan gejala berat sudah terisi.

Sementara itu guna mengerem laju penyebaran Covid-19 di Jakarta, Pemprov DKI kembali memperpanjang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi. Kebijakan ini mulai berlaku hari ini hingga 17 Januari mendatang.

Pada kebijakan PSBB Transisi kali ini, Pemprov DKI fokus menekan penambahan kasus positif Covid-19 usai libur Natal dan Tahun Baru 2021.

Hingga Senin (4/1), jumlah kasus positif di Ibu Kota mencapai 191.075 kasus. Dari jumlah ini sebanyak 172.891 orang dinyatakan sembuh dan 3.347 orang meninggal.

Adapun kasus aktif hingga Minggu (3/1) sebanyak 15.388 orang. DKI Jakarta masih menjadi daerah penyumbang tertinggi kasus positif Covid-19 dengan 24,7 persen dari kasus total.

Pemprov DKI Tambah Tiga RS Rujukan Covid-19

Loading...

Related Post