Miris, Bocah 7 Tahun Ini Berat Badan Hanya 7 Kg, Kurang Gizi Parah, Lumpuh dan Nelangsa di Rumah Sakit

 Miris, Bocah 7 Tahun Ini Berat Badan Hanya 7 Kg, Kurang Gizi Parah, Lumpuh dan Nelangsa di Rumah Sakit
Faid Samim, bocah 7 tahun yang alami kelaparan /Twitter.com/@lethalhilal
Editor : Donald Berita Anda — Selasa, 5 Januari 2021 15:12 WIB
terasjakarta.id


Akibat negerinya dilanda perang yang tak kunjung usai, Faid Samim seorang bocah berusia tujuh tahun kini  hidup nelangsa dalam perawatan di rumah sakit. Ia hannya bisa terbaring tak berdaya akibat lumpuh,  di ranjang rumah sakit di  ibu kota Yaman, Sanaa.

Dokter pengawas rumah sakit Al-Sabeen, Rageh Mohammed, mengatakan,  Faid hampir meninggal ketika di bawa ke rumah sakit.

"Dia hampir meninggal ketika dia tiba tapi Alhamdulillah kami bisa melakukan apa yang diperlukan dan dia mulai membaik. Dia menderita CP (cerebral palsy) dan kekurangan gizi parah," kata Rageh Mohammed seperti dikutip  dari Reuters

Di usianya yang sudah tujuh tahun, Faid hanya memiliki berat badantujuh kilogram dengan tubuhnya yang kecil dan rapuh hanya membutuhkan seperempat selimut rumah sakit yang terlipat.

Rageh Mohammed menjelaskan, keluarganya harus menempuh perjalanan dari Al-Jawf, 170 km utara Sanaa, melalui pos pemeriksaan dan jalan rusak, untuk membawa Faid ke rumah sakit. Lantaran tidak mampu membayar pengobatan atau perawatan Faid, keluarganya hanya bergantung pada sumbangan untuk merawatnya.

Dokter Mohammed mengatakan kasus malnutrisi sedang meningkat dan orang tua yang miskin terpaksa bergantung pada kebaikan orang asing atau bantuan internasional untuk merawat anak-anak mereka.

Kelaparan tidak pernah diumumkan secara resmi di Yaman, di mana perang selama enam tahun telah menyebabkan 80 persen  populasi bergantung pada bantuan.

Menurut Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), ini menjadi krisis kemanusiaan terbesar di dunia.

Peringatan PBB pada akhir 2018 tentang kelaparan yang akan datang mendorong peningkatan bantuan. Tetapi pembatasan virus korona, pengurangan pengiriman uang, belalang, banjir, dan kekurangan dana yang signifikan dari respons bantuan tahun 2020 memperburuk kelaparan.

Perang di Yaman, di mana koalisi pimpinan Saudi telah memerangi gerakan Houthi yang berpihak pada Iran sejak 2015, telah menewaskan lebih dari 100.000 orang dan membuat negara itu terpecah, dengan Houthi menguasai Sanaa dan sebagian besar pusat kota utama (don)

 

Akibat negerinya dilanda perang yang tak kunjung usai Faid Samim seorang bocah berusia tujuh tahun kini hidup nelangsa dalam perawatan di rumah sakit. Ia hannya bisa terbaring tak berdaya akibat lumpuh di ranjang rumah sakit di ibu kota Yaman Sanaa

Loading...

Related Post