Sudah Tiga Bulan Taipan Kakap China, Jack Ma, Menghilang Misterius

 Sudah Tiga Bulan Taipan Kakap China, Jack Ma, Menghilang Misterius
Kritik Jack Ma terhadap pemerintah China dianggap membangunkan macan yang tertidur.(Foto: dok Reuters)
Editor : Donald Berita Anda — Selasa, 5 Januari 2021 11:26 WIB
terasjakarta.id


Taipan kakak  China pendiri sekaligus  pemilik  raksasa e-commerce, Alibaba, Jack Ma,  menghilang misterius selama lebih dari dua bulan terakhir. Keberadaannya tidak diketahui setelah dia menyampaikan pidato kontroversialnya pada Oktober 2020.

Dilansir Business Today, Selasa (5/1/2021), miliarder China itu diketahui tidak muncul ke publik sejak November 2020.  Kabar menghilangnya Jack Ma berawal saat dia tidak muncul dalam episode pamungkas acara bakatnya, 'Africa's Business Heroes', yang disiarkan November tahun lalu. Acara itu memberikan kesempatan kepada para pengusaha pemula di Afrika untuk berkompetisi memenangkan US$ 1,5 juta dolar.

Pada acara itu, miliarder berusia 56 tahun itu digantikan oleh seorang petinggi eksekutif Alibaba, Lucy Peng, dalam episode terakhir. Saat itu, menurut seorang juru bicara perusahaan seperti dilaporkan Financial Times, Jack Ma tidak bisa tampil karena jadwalnya sangat padat.

Namun, kKecurigaan semakin mendalam saat otoritas China meningkatkan pengawasan terhadap kerajaan bisnisnya, termasuk afiliasi Alibaba, Ant Group, setelah Jack Ma mengkritik sistem regulasi China pada Oktober lalu.

Jack Ma belum muncul ke publik sejak penangguhan IPO untuk ANT Group. Padahal saat itu ANT Group disebut-sebut akan melakukan debut pasar saham yang fenomenal. Semuanya kandas setelah Jack Ma menyerang otoritas China dalam pidatonya.

Pertikaian Jack Ma dengan otoritas China yang otoriter disebut-sebut memicu tindakan keras terhadap bisnisnya. Lalu, apa yang diucapkan Jack Ma dalam pidatonya pada 24 Oktober 2020 yang membuat otoritas China geram.

Saat itu, Jack Ma mengkritik 'regulator keuangan pegadaian dan bank-bank milik negara'. Dia menyerukan reformasi dalam sistem regulasi China dan menyalahkan sistem itu karena menghambat inovasi bisnis dan menyamakan regulasi perbankan global China dengan 'klub orang tua'.

Sejumlah media terkemuka Amerika Serikat (AS), Wall Street Journal, menyebut para pejabat di Beijing menegur Jack Ma dan menangguhkan IPO ANT Group atas perintah langsung Presiden Xi Jinping pada November lalu.

Sementara Bloomberg melaporkan bahwa Jack Ma disarankan untuk tetap berada di China menyusul penyelidikan anti-monopoli yang tengah dilakukan terhadap Alibaba Group Holding sejak malam Natal, atau pada 24 Desember 2020.

Penyelidikan itu membuat saham perusahaan Jack Ma anjlok sejak mencapai puncak usai pidato pada Oktober lalu. Kekayaan Jack Ma pun berkurang US$ 10 miliar dan dia merosot ke peringkat ketiga dalam daftar orang terkaya di China. Menurut Bloomberg Billionaires Index, kekayaan bersih Jack Ma saat ini diperkirakan mencapai US$ 63,1 miliar.(don)

Taipan kakak China pendiri sekaligus pemilik raksasa e-commerce Alibaba Jack Ma menghilang misterius selama lebih dari dua bulan terakhir. Keberadaannya tidak diketahui setelah dia menyampaikan pidato kontroversialnya pada Oktober 2020.

Loading...

Related Post