Meski Bebas Murini, Gerak-gerik Baasyir Tetap Dipantau Intel

 Meski Bebas Murini, Gerak-gerik Baasyir Tetap Dipantau Intel
Abubakar Baasyir (Wartakotalive.com)
Editor : Donald Berita Anda — Senin, 4 Januari 2021 17:32 WIB
terasjakarta.id


Terpidana kasus terorisme Abu Bakar Ba'asyir akan dibebaskan dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Khusus Klas IIA Gunung Sindur pada, Jumat (8/1/2021).

Pembebasan Ba'asyir ini dipastikan oleh pihak Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham). Meski demikian, Polri menegaskan akan tetap mengawasi pergerakan Abu Bakar Ba'asyir.

Demikian diungkapkan Kabag Penum Divisi Humas Mabes Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan. Menurut Ahmad, pengawasan itu bagian dari tugas yang dijalankan oleh pihak kepolisian.

Dia menegaskan, bukan hanya Abu Bakar Ba'asyir saja yang diawasi tapi napi terorisme lain juga.

"Jajaran intelijen terus awasi orang-orang yang pernah melakukan tindak pidana apapun, pergerakannya akan selalu kita awasi," kata Ahmad di Mabes Polri, Senin (4/1/2021)

Ahmad mengatakan, setiap eks narapidana memang harus mendapatkan perhatian. Sehingga, bukan Abu Bakar Ba'asyir saja yang terkesan khusus.

"Sebenarnya bukan khusus, jadi sifatnya setiap orang akan dilakukan pemantauan, jadi bukan khusus terhadap Abu Bakar," jelas Ahmad. (adt)

Abu Bakar Baasyir Bebas Murni Jumat Depan

Sebelumnya,  Kepala Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan HAM (Kanwil Kemenkumham) Jawa Barat, Imam Suyudi mengatakan, terkait rencana pembebasan Ba'asyir pihaknya bakal berkoordinasi dengan sejumlah pihak. Salah satunya yaitu dengan tim Densus 88.

 

"Tentunya, jadi tetap dan saat ini pun sudah dikoordinasikan dengan Densus terkait pembebasan Ba'asyir pada hari Jumat," papar Imam, Senin (4/1/2021).

Dirinya memastikan, saat ini tokoh pendiri Pondok Pesantren Al Mumin  Ngruki Solo itu dipastikan kondisi kesehatannya cukup baik. Adapun selama menjalani hukuman, kata dia, Abu Bakar Ba'asyir sudah menjalani pidana sesuai dengan ketentuan.

"Beliau sudah menjalani pidana dengan baik, dan mengikuti semua ketentuan prosedur SOP pelaksanaan pembinaan keamanan di lapas maksimum sekuriti Gunung Sindur dan sudah melalui proses pidana itu," ujar dia.

Dalam teknis proses pembebasan yang akan dilakukan pihak Lapas Gunung Sindur, Imam mengatakan nantinya akan melibatkan pihak lainnya.

Abu Bakar Ba'asyir merupakan terpidana teroris yang pada sidang vonis 16 Juni 2011 dijatuhi hukuman 15 tahun penjara. Pada 2019, sempat ada wacana pemerintah akan memberikan pembebasan bersyarat (PB) terhadap Ba'asyir karena masalah kesehatan. Namun PB tersebut akhirnya dikaji ulang.

Ditambahkan Imam, setelah bebas Ba'asyir bakal diawasi oleh sejumlah pihak untuk keamanannya dan ketertiban. (adt)

 

Terpidana kasus terorisme Abu Bakar Ba'asyir akan dibebaskan dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Khusus Klas IIA Gunung Sindur pada Jumat (8/1/2021).

Loading...

Related Post