Ribuan Petugas Gabungan Siaga di Sekitar PN Jaksel

Ribuan  Petugas Gabungan Siaga  di Sekitar PN Jaksel
Habib Rizieq Shihab (Jpnn.com)
Editor : Donald Berita Anda — Senin, 4 Januari 2021 00:01 WIB
terasjakarta.id


Merespons permohonan bantuan pengamanan yang diminta Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Polda Metro Jaya mengerahkan  1.610 personel gabungan TNI, Polri,  dan Satpol PP  untuk mengamankan jalannya sidang perdana permohonan praperadilan tersangka Habib Rizieq Shihab,  Senin (4/1/2021) hari ini.

Kepala Divisi (Kadiv) Humas Polri Irjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono  mengatakan, pengamanan tersebut mulai dari di lokasi sidang hingga pengaturan arus lalu lintas di sekitar PN Jakarta Selatan. "Pengamanan mulai lokasi sidang hingga pengaturan jalur lanta. Kami siapkan 1.610 personel gabungan akan disiagakan untuk pengamanan sidang praperadilan di PN Jakarta Selatan besok," kata Argo.
Secara terpisah Kapolres Jakarta Selatan Kombes Budi Sartono mengatakan, pihaknya siap  melakukan pengamanan untuk sidang besok.“Intinya kami mengamankan giat sidang pra peradilan ini agar berjalan dengan aman dan tertib dan tidak ada gangguan bagi aparat PN Jaksel dalam melaksanakan sidang pra peradilan,” terang Kapolres.

Seperti diketahui, PN Jakarta Selatan menjadwalkan sidang pembacaan permohonan praperadilan yang diajukan kuasa hukum Rizieq Shihab hari ini mulai  pukul 09.00 WIB.
Pengadilan juga telah menunjuk hakim tunggal yang memimpin jalannya persidangan. "Hakimnya Pak Akhmad Sahyuti, Panitera penggantinya Agustinus Endri," ujar Kepala Humas PN Jakarta Selatan, Suharno.

Menurut Suharno, segala persiapan internal menyangkut jalannya persidangan sudah dipersiapkan dengan baik karena sejatinya sidang seperti ini sudah merupakan hal yang biasa dilakukan.

Hanya saja, pihaknya harus melakukan koordinasi dengan kepolisian untuk mengamankan jalannya sidang agar bisa berjalan baik. Pasalnya, sidang ini kemungkinan besar akan dipadati oleh massa Habib  Rizieq.
"Kami minta pengamanan pihak kepolisian karena tidak mau ambil risiko. Jadi jika ada hal-hal yang tidak kita inginkan, kita persiapkan," ujarnya. 

Tidak hanya itu saja, lanjut Suharno, pihaknya juga mengantisipasi adanya kerumunan massa  yang bisa menimbulkan potensi penyebaran COVID-19. Maka itu, ungkapnya, perlu adanya pengamanan dan pengawasan agar tak terjadi kerumunan massa, apalagi sampai mengganggu jalannya persidangan.
"Hal yang tidak kami inginkan itu dalam arti kalau ada massa kita sudah persiapkan pengamanan. Jangan sampai mengganggu jalannya sidang, umumnya ," tuturnya.
Sebelumnya, kuasa hukum Rizieq Shihab telah mendaftarkan permohonan praperadilan atas penetapan tersangka, penangkapan dan penahanan terhadap Rizieq, dengan pihak tergugat adalah Polda Metro Jaya.

Permohonan tersebut didaftarkan pada tanggal 15 Desember 2020, tercatat dengan nomor registrasi 150/Pid.Pra/2020/PN.Jkt.Sel. Selain Rizieq, kuasa hukum juga sudah mendaftarkan praperadilan untuk empat tersangka kerumunan Petamburan lainnya dengan berkas perkara terpisah. (Don)

 

Mabes Polri mengerahkan 1.610 personel gabungan dari TNI Polri dan Satpol PP untuk mengamankan jalannya sidang perdana gugatan praperadilan Habib Rizieq Shihab di Pengadilan Negeri PN) Jakarta Selatan Senin (4/1/2021).

Loading...

Related Post