Berhari-hari Sembunyi di Kapal, Buronan Kasus Penipuan Rp 11 Miliar Akhirnya Dibekuk Polisi

Berhari-hari Sembunyi di Kapal, Buronan Kasus Penipuan Rp 11 Miliar Akhirnya Dibekuk Polisi
ist
Editor : Potan News — Sabtu, 2 Januari 2021 17:49 WIB
terasjakarta.id


Polisi berhasil membekuk AW, buronan kasus penipuan dengan memalsukan keterangan dalam akte notaris. Dari hasil kejahatan tersebut, AW berhasil meraup keuntungan Rp 11 miliar dari korbannya.

Kasubdit Harda Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Dwiasi Wiyatputera, mengatakan, pelaku ditangkap di sebuah rumah persembunyian di Cikeusik, Pandeglang, Banteng, pada Jumat pagi 1 Januari 2021.

Sebelum berhasil ditangkap, AW yang diketahui merupakan bos tempat hiburan, selalu berpindah dan kerap melarikan diri. Dalam pelariannya, ia tidak menggunakan alat komunikasi untuk menghilangkan jejak.

Cara lain yang dilakukannya agar tidak terlacak, dengan bersembunyi di kapalnya selama berhari-hari, dengan alasan memancing.

"Kami tangkap di sebuah rumah Villa Jagat, Cikiruhwetan, Cikeusik, Pandeglang, Banten,” kata Dwiasih dalam keterangan pers, Sabtu 2 Januari 2021.

Selain itu, penyidik telah menahan satu tersangka lain dalam kasus ini yakni AA. Dia dijadikan tersangka yang diberi kuasa oleh pelaku AW.

Kasus ini bermula pada Oktober 2016, di mana AW mengaku mempunyai sejumlah aset berupa tanah di Desa Tanjung Pasir dan Desa Kohod, Tangerang, Banten. Tanah seluas 530.000 meter persegi itu kemudian dijual kepada pelapor.

Namun, setelah pembeli (pelapor) membayar uang muka (DP) sebesar Rp11 miliar dan meminta notaris untuk melakukan pengecekan terhadap tanah tersebut, ternyata bidang tanah yang dibeli tidak terdaftar di kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Pelaku dilaporkan ke Polda Metro Jaya dengan Nomor Laporan: 6459/XI/2018/PMJ/Dit Reskrimum tertanggal 26 November 2018 dan terancam hukuman pidana 11 tahun penjara. (adt)

Berhari-hari Sembunyi di Kapal Buronan Kasus Penipuan Rp 11 Miliar Dibekuk Polisi

Loading...

Related Post