Pemprov DKI Putuskan Siswa Sekolah Tetap Belajar dari Rumah

Pemprov DKI Putuskan Siswa Sekolah Tetap Belajar dari Rumah
Belajar dari Rumah Ilustrasi)
Editor : Donald Berita Anda — Sabtu, 2 Januari 2021 10:14 WIB
terasjakarta.id


Wabah  virus corona atau COVID-19 yang belum terlihat tanda-tanda akan turun membuat Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memutuskan untuk tetap menerapkan pembelajaran jarak jauuh  atau belajar dari rumah.

"Kami masih bersifat hati-hati dalam membuat kebijakan terkait pelaksanaan pembelajaran tatap muka secara langsung di semester genap TA 2020/2021. Prioritas utama adalah kesehatan dan keamanan para peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan. Pembelajaran tatap muka belum dapat dilaksanakan, sehingga seluruh sekolah di DKI Jakarta tetap melanjutkan pembelajaran dari rumah (BDR)," kata Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Nahdiana, dalam siaran pers di situs PPID Jakarta, Sabtu (2/1/2020).


Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim sebelumnya mengeluarkan kebijakan terkait sekolah tatap muka di tengah pandemi. Nadiem kini memperbolehkan pembelajaran tatap muka di sekolah mulai 2020/2021.Menuurut Nahdiana, Disdik DKI terus menyiapan pelaksanaan pembelajaran tatap muka dan bekerja sama dengan berbagai pihak terkait dalam mempersiapkan rencana pembelajaran tersebut. Beberapa rekomendasi pun telah diterima demi menjamin kesehatan dan keselamatan peserta didik dalam kebijakan pembelajaran tatap muka yang diambil.

Nadiem menegaskan sekolah pembelajaran jarak jauh atau PJJ punya dampak negatif terhadap siswa maupun orang tua. Dampak itu termasuk psikososial.

""Mulai Januari 2021, ada tiga pihak yang menentukan apakah sekolah itu boleh dibuka atau tidak. Yang pertama adalah pemdanya sendiri, pemda atau dalam situasi yang lain kanwil atau kantor Kemenag," kata Nadiem Makarim dalam siaran YouTube Kemendikbud RI, 20 November 2020 lalu. (don)



 

Wabah virus corona atau COVID-19 yang belum terlihat tanda-tanda akan turun membuat Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memutuskan untuk tetap menerapkan pembelajaran jarak jauuh atau belajar dari rumah.

Loading...

Related Post