Langgar Jam Operasional, Polisi Rekomendasikan Bar D'Bunker Dicabut Izinnya

Langgar Jam Operasional,  Polisi Rekomendasikan Bar D'Bunker Dicabut Izinnya
dikatakan Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol Mukti Juharsa.
Editor : Donald Berita Anda — Jumat, 1 Januari 2021 16:17 WIB
terasjakarta.id


Polda Metro Jaya merekomendasikan izin usaha D'Bunker Bar dicabut. Rekomendasi tersebut dikeluarkan lantaran kafe yang berada di Jalan Melawai Raya, Kebayoran Baru itu, diduga melanggar jam operasional saat malam pergantian malam Tahun Baru, Jumat ((1/1/2021)

Hal tersebut dikatakan Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol Mukti Juharsa. Bahkan kata Mukti, D'Bunker juga telah melanggar protokol kesehatan (prokes) yang menyebabkan orang berkerumun.

"Ini saya police line dan akan disegel dan saya buat rekomendasi kepada Pol PP untuk dicabut izinnya," kata Mukti, Jumat (1/1/2021).

"Ini (D'Bunker) melanggarnya terlalu, di sini ada 20 lebih berkerumun, tapi lengkap (pelanggarannya), tidak pakai masker, tidak jaga jarak," lanjutnya.

Polisi dan Satpol PP DKI Jakarta telah menyegel D'Bunker Bar lantaran kedapatan melanggar sejumlah protokol kesehatan saat malam Tahun Baru 2021.

Mukti juga mengatakan, D'Bunker Bar telah menyalahi peraturan Pemprov DKI Jakarta mengenai jam operasional tempat usaha.

Berdasarkan Seruan Gubernur DKI Jakarta Nomor 17 Tahun 2020, jam operasional usaha di Jakarta pada malam Tahun Baru dibatasi maksimal sampai pukul 19.00 WIB.

"Waktunya sudah lewat, seharusnya pukul 19.00 malam tutup. Kafe-kafe lain sudah tutup semua, ini artinya melawan petugas ya," tuturnya.

Mukti mengatakan, pihak pengelola bar mengaku tidak mengetahui peraturan gubernur soal pembatasan jam operasional kafe, bar, dan restoran.

"Alasannya tidak tahu edaran gubernur, padahal edaran sudah lama, kami juga sudah banyak sosialisasi, juga dengan pengusaha sudah dibicarakan semua," tutur Mukti.

Usai melakukan penyegelan, petugas gabungan kemudian membawa seluruh pengunjung beserta staf bar ke Mapolda Metro Jaya untuk dilakukan tes usap antigen.

Berdasarkan tes tersebut, polisi menemukan dua orang positif terjangkit Covid-19.

"Dua orang (positif Covid-19), laki-laki satu, perempuan satu, kami ajukan ke Dinas Kesehatan dibawa ke Wisma Atlet setelah tes swab antigen yang biasanya tidak pernah meleset ya karena mendekati PCR," terang Mukti.

Mukti mengatakan, keduanya dibawa ke Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran untuk pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut. Saat identitasnya diperiksa, dua orang yang positif Covid-19 tersebut adalah karyawan D'Bunker Bar. (adt)

 

Polda Metro Jaya merekomendasikan izin usaha D'Bunker Bar dicabut. Rekomendasi tersebut dikeluarkan lantaran kafe yang berada di Jalan Melawai Raya Kebayoran Baru itu diduga melanggar jam operasional saat malam pergantian malam Tahun Baru Jumat ((1/1/2

Loading...

Related Post