Makin Pelik, Habib Rizieq Dikepung Tiga Kasus, Kuasa Hukum: Kami Segera Tentukan Langkah

Makin Pelik, Habib Rizieq Dikepung Tiga Kasus, Kuasa Hukum: Kami  Segera Tentukan Langkah
Habib Rizieq Shihab (poskota.co.id)
Editor : Donald Berita Anda — Rabu, 30 Desember 2020 12:03 WIB
terasjakarta.id


Iman besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab dipastikan akan menghadapi persoalan hukum yang cukup pelik dalam hari-hari ke depan. Pasalnya, Habib Rizieq akan berhadapan dengan tiga persoalan hukum sekaligus.

Pertama adalah kasus penghasutan dalam kerumunan massa di pernikahan putrinya di Patamburan, Jakarta Pusat beberapa lalu yang akhirnya membuat dirinya kini ditahan di Polda Metro Jaya. Kasus kedua adalah kasus kerumunan massa dan pelanggaran protokoler kesehatan di Megamendung, Bogor, Jawa Barat.

Kasus ketiga adalah kasus lama yang kini dibuka kembali. Hal ini terjadi setelah Pengadilan Negeri Jakarta Selatan mencabuk kembali SP3 atas kasus dugaan chat mesum Habib Rizieq dengan Firza Husaein sebelum Habib Rizieq berangkat ke Timur Tengah beberapa waktu lalu.

Ketua Tim Badan Hukum FPI Sugito Atmo Prawiro mengatakan, pihaknya akan bertemu dengan Habib Rizieq  Rabu 29/12) siang ini pasca-SP3 kasus dugaan chat mesum dicabut. Adapun pertemuan itu untuk membahas langkah apa saja yang harus dilakukan.

“Siang ini kami akan bertemu dengan Habib Rizieq, termasuk langkah-langkah apa saja yang akan kita ambil harus disampaikan ke beliau,” ujar Sugito, Rabu (30/12/2020).

Sugito menuturkan, karena dicabutnya SP3 kasus chat mesum ini maka diperkirakan akan ada beberapa langkah yang harus dilalui.“Karena ini kan (SP3) sudah dicabut, nanti pemeriksaan dan lain-lain,” tuturnya

Seperti diketahui,  Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Selasa (2/12), memerintahkan Polda Metro Jaya melanjutkan kembali penyidikan dugaan kasus percakapan dan foto asusila antara M Rizieq Shihab dengan Firza Husein.

"PN Jakarta Selatan menjatuhkan putusan akhir untuk praperadilan kasus HRS dan FH," kata kuasa hukum penggugat, Febriyanto Dunggio di Jakarta.


Kemudian, majelis hakim PN Jakarta Selatan memerintahkan Polda Metro Jaya sebagai termohon untuk membuka dan melanjutkan kembali proses hukum kasus tersebut.

Terkait keputusan pengadilan itu, Mabes Polri memastikan akan membuka kembali proses penyidikan dugaan chat mesum yang diduga melibatkan Rizieq Syihab dan Firza Husein..

“Polri menghormati putusan hakim dan kasus diproses kembali,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono.Namun Argo belum menjelaskan apakah status Rizieq otomatis sebagai tersangka dan apakah kasusnya akan ditarik ke Bareskrim—seperti dua kasus sebelumnya.

Hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan memerintahkan agar kasus chat mesum yang sempat dihentikan penyidik Polda Metro Jaya dibuka kembali. Hal itu berdasarkan putusan praperadilan yang diajukan pemohon yang diwakili kuasa hukumnya Aby Febriyanto.

Menurut Abi, praperadilan yang dimenangkan pihaknya—melawan keputusan penyidik Polda Metro Jaya itu— memiliki nomor perkara: 151/Pid.Prap/2020/PN.Jkt.Sel.

Kasus chat mesum antara Habib Rizieq dengan Furza Husaini mencuat pada akhir Januari 2017 saat jagat media sosial dihebohkan dengan tersebarnya screenshot percakapan via WhatsApp berkonten pornografi yang diduga melibatkan Rizieq dengan Firza Husein.

Saat itu Rizieq, yang menyebut chat itu sebagai fitnah, dijadikan tersangka pada 29 Mei 2017. Ia dijerat Pasal 4 ayat 1 juncto Pasal 29 dan atau Pasal 6 juncto Pasal 32 dan atau Pasal 9 juncto Pasal 34 Undang Undang RI nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara.

Saat itu Rizieq masih berada di Arab Saudi. Rizieq pun diketahui tidak pernah memenuhi panggilan polisi untuk diperiksa dan polisi hanya berhasil memeriksa Firza yang juga telah ditetapkan sebagai tersangka. Namun belakangan kasus ini di Surat perintah penghentian penyidikan (SP3). (don)

Iman besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab dipastikan akan menghadapi persoalan hukum yang cukup pelik dalam hari-hari ke depan. Pasalnya Habib Rizieq akan berhadapan dengan tiga persoalan hukum sekaligus.

Loading...

Related Post