Malam Tahun Baru 2021 Jakarta Akan Senyap, Wagup DKI: Tak Ada Perayaan Malam Tahun Baru

Malam Tahun Baru 2021 Jakarta Akan Senyap, Wagup DKI: Tak Ada Perayaan Malam  Tahun Baru
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Poskota.co.id)
Editor : Donald Berita Anda — Senin, 28 Desember 2020 21:46 WIB
terasjakarta.id


Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menegaskan tidak akan menyelenggarakan perayaan  Tahun Baru 2021 di kota atau pun kabupaten yang berada wilayah administrasi Pemprov DKI Jakarta.

Absennya perayaan Tahun Baru 2021 di Jakarta diakibatkan masih tingginya penyebaran pandemi Covid-19 yang terlihat dari terus bertambahnya kasus positif harian menjelang akhir tahun 2020.

"Menjelang akhir tahun ini, kami Pemprov Jakarta tidak mengadakan, tidak menyelenggarakan, atau melaksanakan apapun itu terkait perayaan malam tahun baru, itu tidak ada. Sebelumnya ada musik, apakah itu konser, apakah itu tarian, kembang api dan lain-lain termasuk kuliner, berbagai kegiatan lainnya ditiadakan," ujar pria yang akrab disapa Ariza itu di Balai Kota Jakarta, Senin malam.

Perayaan di tempat- tempat makan seperti restoran dan kafe pun dipastikan ditiadakan agar dapat mencegah penyebaran Covid-19 di Ibu Kota saat pergantian tahun baru.

Jika ada yang diketahui melanggar aturan tersebut, Ariza mengatakan tidak segan-segan untuk memberi sanksi hingga melakukan pencabutan izin usaha.

"Sudah kami batasi jam operasionalnya sampai jam 19.00 WIB. Apabila ada yang melanggar kami pastikan akan kami beri sanksi sampai dengan pencabutan izin," tegas Ariza.

Ia pun meminta masyarakat Jakarta untuk melaporkan jika menemukan adanya pelanggaran kerumunan di malam pergantian tahun baru.

Lebih lanjut, ia memastikan sanksi akan diberikan dengan tegas melalui Satpol PP yang bertugas menegakkan aturan terkait pelanggaran protokol kesehatan.

"Kepada seluruh warga Jakarta atau warga manapun, apabila melihat, dan dapat membuktikan. Tolong difoto, divideo, kirim kepada kami. Segera akan kami tindak nanti dari Satpol PP bisa dibantu oleh aparat lainnya akan kami tindak akan kami beri sanksi secara tegas," tutup Ariza.

 

Kawasan Monas Ditutup

Terkait larangan daru Pemprov DKI itu, Pemerintah Kota Jakarta Pusat berencana menutup Jalan Medan Merdeka Barat, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jalan Medan Merdeka Utar, dan Jalan Medan Merdeka Timur saat malam Tahun Baru 2021 untuk mencegah kerumunan di Monas, Gambir, Jakarta Pusat.

Hal ini disampaikan Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Jakarta Pusat, Irwandi.

"Saat ini masih kami bahas di tingkat Provinsi DKI Jakarta. Rencana semua jalan medan merdeka yang di sekeliling Monas akan kami sekat di semua titik," papar Irwandi.

Diharapkan dengan penutupan jalan itu, tidak ada warga yang berniat ke Monas saat malam Tahun Baru, Kamis (31/12/2020).

Selain itu pihak Pemerintah Kota Jakarta Pusat juga akan memperketat pengawasan di sejumlah titik keramaian. Misalnya saja di Thamrin, di Sudirman, kawasan Masjid Akbar dan Jalan Jiung, Kemayoran.

Di kawasan tersebut akan dijaga petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Polri, dan TNI.

Sementara itu, Dandim 0501 JP / BS Kolonel Inf Lukman Arief mengatakan pihaknya juga akan memfokuskan pengamanan di jalan-jalan protokol Jakarta Pusat.

Pengerahan pasukan TNI akan dilakukan untuk membantu pihak kepolisian dalam menjaga keamanan di Jakarta Pusat.

"Yang paling penting adalah menghindari kerumunan menjaga keselamatan warga yang paling utama," ucap Lukman

Selain memprioritaskan pengamanan di jalan protokol, pihaknya juga menitik beratkan pengamanan di Bundaran HI lantaran kerap terjadi kerumunan.

"Bundaran HI dan Monas jadi titik berat kita," pungkasnya. (don)

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menegaskan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melarang penyelenggarakan perayaan malam Tahun Baru 2021 di Jakarta guna menekan penyebaran Covid-19

Loading...

Related Post