Panda Tertua Bernama Xin Xing Mati Dinobatkan Jadi Pahlawan, ini Alasannya 

Panda Tertua Bernama Xin Xing Mati Dinobatkan Jadi Pahlawan, ini Alasannya 
Xin Xing (ist)
Editor : Potan News — Minggu, 27 Desember 2020 14:43 WIB
terasjakarta.id

Dalam catatan hewan, panda hanya mampu bertahan hidup hingga 20 tahun di alam bebas. Namun berbeda dengan Xin Xing seekor panda yang  tinggal dan dirawat di kebun binatang Chongqing di China barat.

Dilansir dari laman World of Buzz, usia Xin Xing yang mencapai 38 tahun setara dengan usia 130 tahun manusia. Tak heran Xin Xing dinobatkan sebagai panda tertua di dunia.

Xin Xing bahkan dinobatkan sebagai pahlawan setelah melahirkan puluhan bayi panda dan menambah spesies yang hampir punah tersebut.

Disebutkan bahwa selama hidup, Xin Xing telah melahirkan 36 anak panda.

Sementara itu, pengurus Xin Xing mengungkapkan bahwa panda tertua tersebut sudah kekurangan nafsu makan dan terlihat lesu sejak Oktober 2020 lalu.

Selin itu Xin Xing disebut mengalami sesak napas, ketidakseimbangan dan pembengkakan perut.

Xin Xing dilaporkan meninggal dunia pada 8 Desember 2020 lalu.

Dari pemeriksaan post-mortem menunjukkan bahwa banyak organ tubuh Xin Xing yang sudah tak berfungsi di usia tuanya.

Awal tahun 2020 ini, Xin Xing masih sempat merayakan ulang tahun dan mendapat ‘kue’ kesukaannya, berupa rebung dan buah-buahan.

“Kami menghabiskan begitu banyak waktu besama, dan dia seperti anggota keluarga bagi saya. Saya ingin terus menjaganya dan membantunya untuk hidup setidaknya hingga 40 tahun,” kata Zhang Naicheng, penjaga Xin Xing seumur hidup.

“Kepergian Xin Xing membuat kami sangat sedih,” katanya.

Menurut WWF, hanya ada 1.864 panda raksasa yang tersisa di dunia, dan Xin Xing telah menyumbang 36 di antaranya.

Panda Tertua Bernama Xin Xing Mati Dinobatkan Jadi Pahlawan ini Alasannya 

Loading...

Related Post